23Oktober 1856;169 tahun lalu(1856-10-23) (hari lahir dan jadi Telkom, perusahaan NV, Dinas PTT dan pendirian awal secara formal)[a] 6Juli 1965;61 tahun lalu(1965-07-06) (Terpisah dari PTT; peringatan resmi sejak 2016)[b]
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk[3] adalah sebuah Badan Usaha Milik NegaraIndonesia yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Kantor pusat resmi dari perusahaan ini terletak di Bandung, sedangkan kantor pusat operasionalnya terletak di Jakarta.[1] Telkom Indonesia adalah Perusahaan BUMN yang dibentuk Negara Indonesia[4] sebagai Penyedia Layanan Telekomunikasi pertama kali di indonesia.
Hingga akhir tahun 2024, Telkom Indonesia memiliki 1.387 gerai Plasa Telkom yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendukung kegiatan bisnisnya.[2][5]
Sebelum akhir tahun 2020, perusahaan ini berbisnis dengan nama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.[6] Pemerintah Indonesia memegang mayoritas saham perusahaan ini melalui Danantara.
Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun dengan nama Telecomunicatie Maatscappiij (1856 -1906) ,lalu Diakuisisi pemerintah belanda, perusahaan ini berubah nama menjadi Post Telegraph Telekomunicatie Dient /Dinas PTT (1906 -1965) ,Pada tanggal 6 Juli 1965 saat pemerintah Indonesia membagi "PN Pos dan Telekomunikasi" (PN Postel) menjadi dua perusahaan negara (PN) terpisah, yakni "PN Pos dan Giro" untuk menyediakan layanan pos & giro dan PN Telekomunikasi (PERUMTEL) untuk menyediakan layanan telekomunikasi.[7] Pada tahun 1974, sebagian aset perusahaan ini dijadikan modal oleh pemerintah untuk mendirikan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) yang bergerak di bidang produksi peralatan telekomunikasi.[8] Status perusahaan ini kemudian diubah menjadi perusahaan umum (Perum).[9] Pada tahun 1991, status perusahaan ini kembali diubah menjadi persero[10] dan mulai berbisnis dengan merek "Telkom".
Pada tahun 1995, perusahaan ini mendirikan Telkomsel untuk berbisnis di bidang telekomunikasi seluler. Pada tahun 1995 juga, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya, mendaftarkan sahamnya di NYSE dan LSE, serta menawarkan sahamnya (tanpa melantai) di Bursa Efek Tokyo.
Pada Tahun 1996 ,Telkom Mendirikan Layanan TelkomNet yaitu penyediaan Jaringan Internet.[5]
Pada tahun 1999, perusahaan ini meluncurkan satelit Telkom-1. Pada tahun 2001, perusahaan ini membeli 35% saham Telkomsel yang masih dipegang oleh Indosat sebagai bagian dari restrukturisasi industri telekomunikasi Indonesia dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara perusahaan ini dan Indosat. Pada tahun 2005, perusahaan ini meluncurkan satelit Telkom-2.
Pada tahun 2010, perusahaan ini berhasil menyelesaikan pembangunan kabel serat optik bawah laut Jakarta-Kalimantan-Sulawesi-Denpasar-Makassar (JaKaLaDeMa). Pada tahun 2014, perusahaan ini menjadi yang pertama di Indonesia untuk menyediakan layanan 4G LTE. Pada tahun 2014 juga, perusahaan ini menarik diri dari LSE dan dan Bursa Efek Tokyo.[11] Setahun kemudian, perusahaan ini juga meluncurkan paket layanan IndiHome yang menggabungkan layanan internet, telepon, dan TV. Pada tahun 2016, perusahaan ini berhasil menyelesaikan pembangunan kabel bawah laut Southeast Asia-Middle East-Western Europe 5 (SEA-ME-WE 5). Setahun kemudian, perusahaan ini juga berhasil menyelesaikan pembangunan kabel serat optik bawah laut Southeast Asia-United States (SEA-US) dan meluncurkan satelit Telkom-3S.
Pada tahun 2018, perusahaan ini meluncurkan satelit Telkom-4 dan meresmikan The Telkom Hub di Jakarta. Perusahaan ini juga berhasil menyelesaikan pembangunan kabel bawah laut Indonesia Global Gateway (IGG). Pada tahun 2019, melalui Mitratel, perusahaan ini mengakuisisi 2.100 unit menara telekomunikasi milik Indosat Ooredoo dan mengakuisisi 95% saham PT Persada Sokka Tama yang memiliki 1.017 unit menara telekomunikasi. Pada tahun 2020, perusahaan ini setuju untuk menjual 6.050 unit menara telekomunikasi miliknya ke Mitratel. Perusahaan ini juga menjalin kerja sama dan berinvestasi di Gojek. Pada akhir tahun 2020, perusahaan ini mengumumkan bahwa mereka akan menyingkat namanya menjadi "PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk", tanpa mengubah nama aslinya.[6]
Pada bulan Mei 2021, melalui Telkomsel, perusahaan ini menjadi yang pertama di Indonesia untuk menyediakan layanan 5G. Pada akhir tahun 2021, Mitratel resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun 2022, perusahaan ini berhasil menyelesaikan tahap pertama dari pembangunan Hyperscale Data Center di Cikarang. Pada akhir tahun 2022, perusahaan ini meletakkan batu pertama pembangunan Hyperscale Data Center di Batam. Melalui Telin, perusahaan ini juga bergabung ke dalam konsorsium pembangunan kabel bawah laut SEA-ME-WE 6.[2][5]
Pada bulan Agustus 2024, perusahaan ini mengalihkan pengelolaan atas aset serat optik miliknya ke Telkom Infrastruktur Indonesia.[12] Pada bulan Maret 2025, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Biro Klasifikasi Indonesia, yang kemudian berganti nama menjadi Danantara Asset Management, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding operasional di internal Danantara.[13]
Pada 6 Januari 2026, dalam rangka implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN melalui Perjanjian Pengalihan Saham Milik Negara Republik Indonesia Berupa Saham Seri B pada BUMN Kepada Badan Pengaturan BUMN, sekaligus mengalihkan fungsi pengelolaan negara dari Kementerian BUMN kepada BP BUMN, Telkom mengalihkan 516,02 juta saham Seri B atau setara 0,52% yang sebelumnya dimiliki oleh Danantara Asset Management kepada BP BUMN, yang kemudian dijadikan sebagai saham Seri A Dwiwarna.[14] Dengan pengalihan kepemilikan saham Seri B tersebut, porsi kepemilikan saham Danantara Asset Management terhadap Telkom berkurang menjadi 51,57%, kendati tidak memengaruhi komposisi kepemilikan saham Negara Republik Indonesia secara keseluruhan.[15]
Per 24 Februari 2025, ketika pemerintah mengalihkan kepemilikan saham Telkom ke Biro Klasifikasi Indonesia yang kemudian berganti nama menjadi Danantara Asset Management, komposisi saham Telkom berubah kembali menjadi:[17]
Sejak 6 Januari 2026, pasca berlakunya UU No. 16 tahun 2025 tentang BUMN yang mengatur pengalihan kepemilikan sebagian saham negara kepada BP BUMN, komposisi saham Telkom berubah kembali menjadi:
Sebelum penawaran saham perdana, Telkom tercatat 100% sahamnya dimiliki Pemerintah Indonesia.
Dewan komisaris dan direksi
Berikut ini adalah Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom Tahun Buku 2025:
Direktur Strategic Business Development & Portfolio
Seno Soemadji
7
Direktur Human Capital Management
Willy Saelan
8
Direktur IT Digital
Faizal Rochmad Djoemadi
9
Direktur Wholesale & International Service
Budi Satria Dharma Purba
Layanan
Telkom menyediakan jasa telepon tetap kabel ( fixed wireline ) , jasa telepon tetap nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (mobile service) , data / internet serta jasa multimedia lainnya. Berikut adalah beberapa layanan telekomunikasi Telkom:
TELKOMLink VPN IP: layanan komunikasi data any to any connection berbasis IP MPLS.
TELKOMNet Whole Sale (VPN Dial): Layanan akses dial up ke intranet suatu perusahaan yang dilakukan secara remote dan mobile melalui jaringan data berbasis TCP IP (MPLS/tunneling) pada TELKOMNet.
TELKOM ISDN: jaringan digital yang menyediakan layanan telekomunikasi multimedia, merupakan pengembangan dari sistem telepon yang telah terintegrasi.
e-Health: layanan solusi untuk entitas kesehatan yang meliputi sistem informasi dan aplikasi (ePuskesmas, ePharmacy, HIE (Health Information Exchange).[18]
Serikat Karyawan Telkom (disingkat Sekar Telkom) adalah sebuah organisasi perusahaan di Indonesia. Organisasi ini merupakan wadah perjuangan para karyawan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Yayasan & Affiliasi
Telkom Indonesia Juga memiliki Beberapa Yayasan Bidang Pendidikan,Kesehatan,dan Kesejahteraan Sosial Pegawainya yaitu:
Yayasan Pendidikan Telkom (Yapen Telkom) menaungi unit Pendidikan dan unit Manajemen Sumberdaya Manusia standar internasional antara lain:
Yakes Telkom merupakan yayasan yang bergerak dalam pelayanan kesehatan pensiunan, karyawan, dan keluarga dari PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom). Pelayanan kesehatan Yakes dilakukan melalui Titik Pelayanan Kesehatan Khusus (TPKK) Yakes-Telkom yang tersebar di 7 Regional di seluruh Indonesia. Mengusung Visi untuk menjadi institusi terbaik di indonesia dalam mengelola Layanan Kesehatan berbasis Managed Care dan Teknologi terkini. Yakes Telkom terus berjuang dalam memberikan Pelayanan Prima disertai dengan Operasional Handal dan Teknologi Tepat sehingga menciptakan Citra Positif bagi institusi dalam meraih prestasi di lingkungan internal maupun eksternal, serta didukung dengan Investasi Berkelanjutan dan Tata Kelola Yang Baik untuk memenuhi Good Corporate Governance. Yakes Telkom berpusat di Jl. Cisanggarung No.2, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115, Indonesia.
Dana Pensiunan Telkom ( Dapen Telkom).
Dana Pensiun Telkom adalah Badan Hukum berupa Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) yang menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti bagi Karyawan TELKOM yang diangkat perusahaan sebagai Karyawan tetap sebelum Juli tahun 2002.
Koperasi Pegawai Telkom ( Tel Co)
Koperasi Telkom (Kopegtel) Menaungi seluruh Koperasi Koperasi affiliasi di Lingkungan Telkom dan Layanan utamanya meliputi simpan pinjam, kredit kendaraan dan barang elektronik, serta pengadaan barang dan jasa telekomunikasi .
Telekomunikasi Indonesia meraih penghargaan dengan Outstanding Digital Telecommunication Network Development dalam acara Indonesia Most Acclaimed Company 2022.[19]
Telkom meraih Penghargaan Utama kategori Produk dan Model Bisnis atas inovasi “MyDigilearn” dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) tahun 2022.[20]
Telkom dinobatkan sebagai Juara Umum pada AKHLAK Awards 2022.[21]
Telkom meraih The Grand Stevie Award for Organization of The Year dengan meraih 17 emas, 3 perak, dan 3 perunggu pada Asia Pacific Stevie Awards 2022.[22]
Telkom menjadi BUMN pertama yang memperoleh Sertifikasi Great Place to Work 2022 dari Great Place to Work Institute.[23]
Telkom dinobatkan sebagai Peringkat Pertama LinkedIn Top Companies Indonesia 2022.[24]
Telkom Indonesia menjadi peringkat pertama pada kategori Annual Report Competition di ajang penghargaan internasional LACP Annual Report Award 2022.[25]
Telkom Indonesia meraih penghargaan dalam ajang Top Digital PR Award 2022.[26]
↑Tanggal mulai sebagai hari lahir dan jadi telekomunikasi tertua dan pertama di Hindia Belanda sekarang Indonesia juga memperkenalkan dengan nama Telkom Indonesia sebelumnya hari peresmian jaringan telegraf tersebut.
↑Tanggal mulai berlakunya pemisahan Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1965 tentang Pendirian Perusahaan Negara Pos dan Giro dan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1965 tentang Pendirian Perusahaan Negara Telekomunikasi, ditetapkan menjadi hari jadi Telkom Indonesia tahun 2016. Sebelumnya, 23 Oktober 1856, hari peresmian jaringan telegraf Batavia–Buitenzorg, merupakan hari jadi Telkom Indonesia.
1234567"Laporan Tahunan 2022"(PDF). PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Diarsipkan(PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-05-31. Diakses tanggal 7 April 2023.