Kepercayaan
Menurut kepercayaan Hindu Benggala, Oladevi diyakini sebagai istri Mayasura, seorang raja sekaligus arsitek bagi para Asura, Danawa, dan Detya.[1] Para pemujanya menganggapnya sebagai dewi pelindung dari penyakit kolera, melindungi mereka yang menyembahnya agar dijauhkan dari penyakit yang melanda sejumlah masyarakat di Benggala.[1] Istilah Bengali untuk kolera ialah ola-otha atau ola-utha, merujuk kepada nama Ola (ola berarti turun dan utha berarti naik dalam bahasa Bengali, untuk mengisyaratkan mencret dan muntah-muntah pada penderita kolera).
Bagi umat Hindu, Oladevi adalah wujud Dewi Parwati, digambarkan sebagai seorang wanita berkulit kuning tua yang mengenakan sari biru dan berhiaskan ornamen. Ia digambarkan dengan tangan terentang dan duduk dengan seorang anak di pangkuannya.[1] Umat Hindu di Benggala menyebutnya Olabibi atau Bibima, dari Olabibi Gan (Kidung Olabibi), yang menceritakan kisah anak seorang putri Hindu yang menghilang secara mistis dan muncul kembali sebagai dewi, menyembuhkan putra-putra menteri kerajaan dan maharaja, kakeknya.[3] Ia digambarkan mengenakan mahkota, selendang, dan perhiasan. Di kakinya, ia mengenakan sepatu nagra dan terkadang juga kaus kaki. Di satu tangan, ia memegang tongkat ajaib yang menyembuhkan penyakit para pengikutnya.[1]