Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Sebagai perusahaan konstruksi, Nindya Karya telah banyak berkontribusi turut serta dalam pembangunan Bangsa seluruh wilayah NKRI, diantaranya mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air baku melalui Pembangunan Bendungan & Irigasi. Di samping itu Nindya Karya juga turut serta dalam mewujudkan konektifitas melalui Pembangunan Jalan Jembatan sehingga mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, mendukung penyedian layanan fasilitas kesehatan dan Pendidikan melalui pembagunan Rumah Sakit, Sekolah dan Gedung Olah Raga. Tidak hanya itu, Nindya Karya juga melaksanakan pekerjaan terintegrasi berupa Rekayasa, pengadaan, dan konstruksidan bangunan Industri, salah satunya pembangunan jaringan listrik Bandara Soekarno Hatta sebagai penghubung antar wilayah seluruh negeri. Nindya juga berkontribusi mewujudkan program pemerintah dalam penyediaan hunian layak melalui proyek properti.
Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1921 sebagai cabang Indonesia dari NV Nederlandsche Aannemings Maatschappij (Nedam). Pada tahun 1958, cabang tersebut resmi dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia. Pada tahun 1960, Kementerian Pekerjaan Umum dan Tenaga mengubah nama cabang tersebut menjadi Perusahaan Bangunan Nindya Karya. Pada tahun 1961, pemerintah menetapkan perusahaan ini sebagai sebuah perusahaan negara (PN).[3] Pada tahun 1973, status perusahaan ini diubah menjadi persero.[4]
Tahun 2008 Nindya Karya melakukan investasi pada Usaha Patuangan yang bernama PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JMKC). Kemudian pada tahun 2013, perusahaan ini mendirikan PT Nindya Beton untuk berbisnis di bidang pencetakan beton. Selanjutnya pada tahun 2018, Nindya Karya mendirikan Hotel Horison Nindya yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. Tak hanya itu, pada tahun 2021 Nindya Karya merambah ke bisnis penyedia air bersih melalui anak usaha bernama PT Nindya Tirta Unggul (NTU) dan mendirikan Hotel Nindya Biodistrict di Bandung, Jawa Barat. Terbaru, pada tahun 2023 Nindya Karya mendirikan Usaha Patungan bernama Karya Logistik Nusantara yang bergerak di bidang beton Pracetak & Beton siap pakai & pelayanan Logistik di IKN.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi mengalihkan mayoritas saham perusahaan ini kepada PT Danareksa (Persero), sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding BUMN yang bergerak di lintas sektor.
Lini Bisnis
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapuspada bagian.
Konstruksi
Gedung, Bandara, Jalan Raya, Jembatan, Rel Kereta Api, Pelabuhan, Irigasi
Proyek EPC, Pemipaan, Pembangkit, SPBG, Mekanikal Elektrikal, Pembangkit Listrik