Artikel ini membutuhkan penyuntingan lebih lanjut mengenai tata bahasa, gaya penulisan, hubungan antarparagraf, nada penulisan, atau ejaan. Anda dapat membantu untuk menyuntingnya.
Ngemplak merupakan salah satu desa di Kecamatan Kartasura yang letak geografisnya berada di paling selatan berbatasan dengan Kecamatan Gatak. Mayoritas penduduk Desa Ngemplak berprofesi sebagai petani dikarenakan kondisi alam di desa tersebut cocok untuk tanaman pertanian sebab tanah yang subur dan memiliki kelembaban yang pas untuk peluang tanaman tani tumbuh sempurna. Selain itu, banyak juga penduduk berprofesi sebagai wiraswasta, PNS, Karyawan, TNI/POLRI, Guru, Buruh Pedagang dan Perajin. Kerajinan yang digeluti adalah Perajin Batu bata, Emping melinjo, Telur asin, dan Sandal ban.[2]
Geografi
Desa Ngemplak berada di pada ketinggian ± 121 mdpl. Desa ini memiliki bentuklahan aluvial, yaitu endapan sedimen dari Gunung Merapi dan Gunung Merbabu disisi barat. Dengan adanya bentuklahan tersebut membuat tanah di Desa Ngemplak subur, sehingga komoditas pokok pada sektor pertanian.
Luas Desa Ngemplak yaitu 170 ha dengan rincian 114 ha lahan sawah dan 54 ha pekarangan. Jenis irigasi pertanian lahan sawah 100% irigasi teknik. Sumber sungai di sisi utara adalah Sungai Permel dan sisi selatan Sungai Godong.
Hasil produksi pertanian utama adalah Padi sawah sebesar 4.205 ton/tahun, Jagung sebesar 415 ton/tahun, dan sisanya Palawija (seperti Cabe, Terong, Tomat, Kacang Tanah, dan Kedelai), serta sebagaian kecil ditanami semangka, tebu dan tembakau.
Desa Ngemplak merupakan daerah yang berjarak 3 km dari pusat kantor Kecamatan Kartasura. Desa Ngemplak memiliki batas wilayah sebagai berikut ini :
Ngemplak merupakan wilayah dari Keraton Kartasura, sehingga sejarah nya tidak terlepas dari keraton tersebut. Dahulu wilayah Ngemplak merupakan tempat untuk menggembala kerbau/maeso dari Keraton Kartasura. Kata Ngemplak memiliki makna Ngentak artinya panas atau tanah yang belum ada tanaman nya untuk menggembala kerbau.
Abdi dalem Keraton Kartasura yang menggembala kerbau ini bernama Eyang Soboti atau bergelar Kyai Maeso Bothi sehingga wilayah ini dikenal dengan nama NGEMPLAK BOTHI. Makam dari Kyai Soboti atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Mbah Mbothi ini sampai sekarang masih terawat di Astana Bogo Ngemplak.
Untuk mengabadikan sejarah desa ini, maka pada tahun 2020 dibangunlah sebuah monumen atau patung kerbau/maeso di pintu masuk Desa Ngemplak dengan nama Patung Maeso Bothi. Jalan Utama Desa Ngemplak juga di beri nama Jalan Mahesa Bothi.
Desa Ngemplak memiliki pusat pemerintahan di Dukuh Ngemplak RW 04. Alamat resmi Kantor Kepala Desa Ngemplak adalah di Jalan Mahesa Bothi No. 33 Ngemplak, Kartasura. Kode Pos : 57169.
Pada hari Selasa, 18 Desember 2018 desa ngemplak telah dicanangkan sebagai kampung KB tepatnya di Dukuh Ngemplak RW 04 yaitu KAMPUNG KB MAWAR diresmikan oleh Camat Kartasura Bpk. Suyatman,AP, M.Si.
Nama nama dukuh di Desa Ngemplak tidak terlepas dari Keraton Kartasura.
• Dukuh Wirodigdan
Dahulu daerah ini merupakan tempat tinggal dari Tumenggung Wirodigdo yaitu seorang Pejabat Keraton Kartosuro . Bekas tempat tinggal Tumenggung Wirodigdo sekarang menjadi pemukiman Dukuh Wirodigdan.
• Dukuh Gowanan
Di daerah ini terdapat sebuah makam dari Tumenggung Honggo Wongso. Beliau merupakan Panglima perang yang tangguh pada masa pemerintahan Sunan Pakubuwana II . Selain itu, Tumenggung Honggowongso sering kali ikut menyelesaikan urusan Pemerintahan dan juga penasihat pribadi Raja . Bekas tempat tinggal Tumenggung Honggowongso pada masa sekarang menjadi pemukiman Honggowangsan atau yang lebih dikenal dengan nama Dukuh Gowanan
• Dukuh Rojoniten
Dahulu daerah ini merupakan tempat tinggal Tumenggung Rejoniti yaitu Pejabat Keraton Kartosuro . Beliau mempunyai peranan yang sangat besar terhadap Sunan Pakubuwana II . Terutama pada saat huru - hara Thionghoa. Tempat tinggal Tumenggung Rejoniti sekarang menjadi permukiman Dukuh Rojoniten.
• Dukuh Rojomenggalan
Dahulu daerah ini merupakan tempat tinggal dari Tumenggung Rojo. Beliau adalah sosok yang sangat hebat atas jasa-jasanya kepada Sunan Pakubuwana II. Ia pernah menyelamatkan Sunan Pakubuwana II. Dari pengepungan musuh pada saat kerusuhan Cina. Bekas tempat tinggal Tumenggung Rojo Menggolo sekarang menjadi sebuah permukiman Dukuh Rojomenggalan atau lebih dikenal Jonggalan.
• Dukuh Demangan
Demangan dulu adalah kantor kalurahan pertama kali di desa Ngemplak yang dipimpin oleh seorang mbah Demang. Sekarang, Beliau dimakamkan di makam Bogo Ngemplak. Beliau adalah Kepala desa pertama di Desa Ngemplak . Rumahnya nya di Demangan dan sekarang menjadi pemukiman Dukuh Demangan.
[5][6]
Pembagian Administratif
Desa Ngemplak Terdiri dari 2 Dusun/ Kebayanan, 6 RW dan 17 RT
[7][8]
Dusun 1 terdiri dari RW 01, RW 02 dan RW 06
Dusun 2 terdiri dari RW 03, RW 04 dan RW 05
RW
RT
Dukuh
Perumahan
I
01
Wirodigdan
Citra Alam Mandiri
De Paradise
Graha Cendana
Grand Residence 1
Grand Residence 2
Permata Wahana Residence
Cluster Puri Cendana
Green View Residence
DeKA Residence
02
Gowanan
Soditan Indah
Dinar Residence
Citra Gowanan
Barokah Property 4
Podomoro
03
Rojoniten
Astina Residence
Griya Rojoniten Asri
II
01
Dawukan
-
02
Rojomenggalan
Griya Sahabat
III
01
Demangan
Graha Babussalam
Ndalem Tentrem
02
Slarong
Graha Indah 2 Residence
03
Plemburan
-
IV
01
Ngemplak
Ndalem Kirana
Semesta Village
Dahlia Indah
Puri Chantika 3 Residence
Permata Ngemplak 2
Griya Semesta
Barokah Property 7
Perkasa Village
Pesona Chantika 2
02
Ngemplak
-
03
Ngemplak
-
V
01
Daratan
Babussalam Asri 1
Babussalam Asri 2
Artha Graha Residence
Puri Ngemplak
Graha Sehati 1
Griya Citra Mandiri
02
Gebyog
Kopassus
03
Gebyog
-
04
Gebyog
Paloma Citra 3
Garden Vista Residence
Sidomukti
Taman Sari
Puri Chantika
Sultan Residence
VI
01
Ledok/Ledok Baru
Griya Asri Mandiri
02
Jiwan
Babussalam Grand City
Babussalam Grand House
Griya Hasanah
Tahun 2023 Pemekaran RT baru Dukuh Gebyog RT 04 RW V yang terdiri dari Perumahan PAGARSITARI (Paloma Citra 3, Garden Vista Residence, Sidomukti, Taman Sari ) dan Puri Chantika.
[2]