Nepenthes glandulifera (/nɪˈpɛnθiːzˌɡlændjʊˈlɪfərə/; dari Latinglandula "kelenjar" dan ferre "membawa") adalah spesies kantong semar yang endemik di Pegunungan Hose di Sarawak bagian tengah. Tumbuhan ini dinamai demikian karena bercak hitam di sekitar tangkai daunnya. Penemu spesies ini, Ch'ien Lee, awalnya mengira bercak tersebut adalah tanda penyakit. Setelah penelitian lebih lanjut, disadari bahwa bercak hitam tersebut sebenarnya adalah kelenjar nektar. Spesies ini juga dikenal karena memiliki indumentum yang sangat menonjol. Tumbuhan ini tampaknya berkerabat dekat dengan N.pilosa.[1][3]Nepenthes glandulifera tidak diketahui membentuk hibrida alami dengan spesies lainnya.[4]
Nepenthes glandulifera dimasukkan dalam laporan tahun 2002 mengenai Nepenthes dari Pegunungan Hose dengan nama sementara Nepenthes sp. 'A'.[2]
Referensi
12Lee, C.C. 2004. New records and a new species of Nepenthes (Nepenthaceae) from Sarawak. Sandakania15: 93–101.
Renner, T. & C.D. Specht 2011. A sticky situation: assessing adaptations for plant carnivory in the Caryophyllales by means of stochastic character mapping. International Journal of Plant Sciences172(7): 889–901. DOI:10.1086/660882