Nejla Işık (lahir 1980) adalah seorang kepala desa di desa İkizköy, bagian barat negara Turkiye (sebelumnya bernama Turki[1]). Dia adalah seorang aktivis lingkungan yang terlibat dalam melindungi Hutan Akbelen dari aktivitas tambang.[2] Atas dedikasinya ini, Işık terpilih menjadi salah satu dari 100 tokoh perempuan paling berpengaruh versi BBC kategori Climate Pioneers.[3]
Aktivitas dan karier
Işık muncul sebagai seorang aktivis lingkungan di İkizköy. Ia terlibat dalam perlawanan terhadap deforestasi Hutan Akbelen. Hutan Akbelen adalah sebuah hutan di Provinsi Muğla, Turki, yang terletak di dekat desa İkizköy. Hujan ini telah dialokasikan untuk kegiatan pertambangan batu bara oleh Kementerian Pertanian dan Kehutanan untuk memasok pembangkit listrik di dekatnya, seperti Kemerköy atau Yeniköy. Pembangkit listrik Yeniköy dan Kemerköy memasok sebagian besar listrik di bagian Selatan Aegean di negara tersebut. Perlawanan yang dikenal sebagai Perlawanan Akbelen ini, dimulai pada tahun 2017 ketika hutan tersebut menghadapi ancaman dari perluasan proyek-proyek pertambangan.[4]
Sejak tahun 2019, Hutan Akbelen seluas 740 hektar dan desa İkizköy telah terancam oleh rencana perluasan tambang batu bara.[5] Işık bersama dengan aktivis lainnya, memulai sebuah gerakan untuk mencegah deforestasi. Upaya mereka termasuk tindakan hukum dan protes. Pada tahun 2023, gerakan ini mengalami bentrokan sengit dengan pihak berwenang dan perusahaan tambang, termasuk denda dan tindakan pencegahan lainnya. Setelah perjuangan ini, keputusan pengadilan pada tahun 2024 membatalkan rencana pengambilalihan lahan untuk penambangan lebih lanjut.[6]
Pada tanggal 31 Maret 2024, Işık terpilih sebagai mukhtar İkizköy, menang atas kandidat saingannya dengan 93 banding 71 suara. Pencalonannya didukung oleh Komite Lingkungan İkizköy yang sebelumnya ia ketuai dan didorong oleh komitmennya untuk menentang proyek-proyek pertambangan yang mengancam daerah tersebut. Kepemimpinannya ditandai dengan aktivisme yang terus berlanjut, termasuk pidato-pidato publik yang mengadvokasi pelestarian sumber daya alam dan budaya lokal.[6][7]
Penghargaan
Dalam daftar 100 perempuan berpengaruh dan menginspirasi yang dikeluarkan oleh BBC pada 2024, Nejla Işık menjadi salah satunya. Işık menjadi satu-satunya perempuan dari Turkiye yang berada dalam daftar tersebut. Daftar ini memasukkan mereka yang memiliki ketangguhan dan tekad kuat untuk menempa kehidupan baru dan mengubah masa depan seiring dengan perubahan dunia di sekitar mereka. BBC menganugerahi gelar ini kepada Nejla Işık sebagai simbol atas 5 tahun dedikasinya berjuang melindungi Hutan Akbelen dan ketangguhannya dalam menghadapi perlawanan dari para pelaku korporasi dan negara.[2][4][6]