Neisseria gonorrhoeae merupakan bakteri gram negatif, nonmotil, tidak membentuk spora, berkembang berkoloni membentuk diplokokus, ataupun tunggal monokokus.[3] Bakteri ini ditemukan dan diisolasi oleh Albert Neisser pada tahun 1879.[4]Manusia merupakan satu-satunya inang alami bakteri ini. Untuk menginfeksi, bakteri membutuhkan kontak langsung dengan mukosa tubuh, bisa lewat hubungan seks, atau penggunaan kloset duduk. Bakteri ini menempel dengan pilinya.[5]
Pertumbuhan
Neisseria gonorrhoeae menunjukkan pertumbuhan paling baik pada media dengan penambahan cairan tubuh seperti darah. N. gonorrhoeae bersifat aerobik hingga anaerobik fakultatif. Bakteri ini tumbuh optimal pada suhu 37°. Koloni yang terbentuk berukuran kecil, transparan, dengan tepi yang berlekuk.[6]
Referensi
↑"Neisseria". In: List of Prokaryotic Names with Standing in Nomenclature (LPSN). Created by J.P. Euzéby in 1997. Curated by A.C. Parte since 2013. Available on: http://www.bacterio.net. Retrieved 7 July 2017.
↑Neisser, A. Ueber eine der Gonorrhoe eigentümliche Micrococusform. Centralblatt für die medizinischen Wissenschaften 17 (28): 497-500. link.
↑(Inggris) Fauci, Anthony S. (2008). principles of Internal medicine. McGraw-Hill's company. ISBN 978-0-07-147691-1.