Klub ini didirikan pada tahun 1923 menurut sebuah bagian dalam buku sejarah sepak bola Malaysia melalui wawancara dengan Austin Senevirathe, 93 tahun saat diwawancara. Dia mengatakan tentang pertandingan yang terjadi antara PBNS dan Singapura untuk Piala Malaya di tahun itu.
Klub ini dianggap sebagai salah satu tim yang bersaing teratas dalam sejarah sepakbola sejak didirikan. Mereka telah memenangkan banyak kompetisi top di Malaysia mulai dari awal 1940-an.
Pada tanggal 7 November 2009, klub mengakhiri kemarau selama 61 tahun di Piala Malaysia setelah membukukan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Kelantan di final di Stadion Nasional, Bukit Jalil. Itu adalah malam yang sangat fantastis.
Pengulangan Final 2009 antara klub dan Kelantan terjadi lagi pada 30 Oktober 2010. Namun kali ini, klub kalah 1-2 dari Kelantan meskipun memiliki keunggulan awal melalui penalti oleh Shahurain Abu Samah.[4]
Pada tahun 2011, klub kembali lolos ke Final Piala Malaysia untuk ketiga kalinya berturut-turut kali ini dengan pelatih baru mereka Mohd Azraai Khor Abdullah. Mereka memenangkan trofi setelah mengalahkan Terengganu FA dengan comeback epik. Gol pertama dicetak oleh Mohd Ashaari Shamsuddin untuk Terengganu di menit ke-59. PBNS memanfaatkan 10 menit terakhir permainan untuk melakukan comeback. S. Kunanlan menyamakan skor di menit ke-81 sebelum Hairuddin Omar, striker kawakan itu mencetak gol kemenangan bagi PBNS dengan tendangan voli indah di menit ke-85.[5]
Pada awal musim 2011, salah satu pelatih terbaik tim sepanjang masa, Wan Jamak Wan Hassan mengundurkan diri dari klub. Dia tidak melihat alasan untuk kinerja mengecewakan tim di kompetisi Liga Super Malaysia dan Piala FA Malaysia untuk musim itu.[6]
Stadion Tuanku Abdul Rahman juga dikenal sebagai BINTANG Paroi adalah stadion serba guna di Paroi, Negeri Sembilan, Malaysia. Saat ini sebagian besar digunakan untuk pertandingan sepak bola. Stadion ini menampung 20.000 orang dan dibuka pada tahun 1992. Pada tahun 2004 kapasitas stadion telah diperluas menjadi 45.000 orang karena menjadi tuan rumah 2004 X Sukma Games.