Narita Taishin (Jepang: ナリタタイシンcode: ja is deprecated , Hepburn: Narita Taishin, 10 Juni 1990 – 13 April 2020) adalah kuda pacu dan pejantan kuda pacu ras unggul asal Jepang. Ia dikenal sebagai salah satu bagian dari "BNW[ja]" bersama dengan Winning Ticket dan Biwa Hayahide, rivalitas yang memperebutkan Japanese Triple Crown pada tahun 1993.[2] Selama karier pacunya, ia telah berkompetisi pada 15 perlombaan dan memenangkan empat di antaranya, dengan kemenangan paling bergengsinya adalah Satsuki Sho tahun 1993.[3][4]
Latar belakang
Narita Taishin merupakan kuda jragem dengan tanda tumit berwarna putih di kedua kaki bagian kirinya yang dibiakkan oleh Etsuo Kawakami di Niikappu, Hokkaido. Ia dimiliki oleh Hidenori Yamaji dan dilatih oleh Masaaki Okubo. Selama karier pacunya, Narita Taishin ditunggangi oleh beragam joki, dengan Eji Shimizu menungganginya pada awal karier balapnya dan Yutaka Take kemudian menjadi joki utamanya.[4]
Narita Taishin merupakan anak dari Rivlia dan Taishin Lady. Pejantannya, Rivlia, merupakan tiga kali pemenang kejuaraan Grup 1 (G1) di Amerika Serikat.[5] Ia merupakan anak dari Riverman, pemenang Poule d'Essai des Poulains dan Prix d'Ispahan, kejuaraan Grup 1 di Prancis, pada tahun 1972 yang kemudian menjadi pejantan unggulan di Prancis pada tahun 1980 dan 1981.[6][7] Indukannya, Taishin Llily, tidak pernah memenangkan pacuan grup, dengan hanya memenangkan satu dari 25 perlombaan yang ia ikuti.[8]
Nama "Narita Taishin" didaptakan dari nama mahkota Narita yang diberikan oleh kuda pacu kepemilikan Hidenori Yamaji. Nama "Narita" sendiri didaptkan dari kuil di dekat rumahnya, Naritasan Fudoson[ja], Neyagawa, Osaka. Nama "Taishin" sendiri berasal dari nama indukannya.[9]
Statistik balapan
Narita Taishin mengikuti 15 balapan, di mana ia memenangkan 4 balapan, finis sebagai runner-up di 6 balapan, dan juara ketiga di 1 balapan. Data ini tersedia berdasarkan JBIS dan netkeiba.[10][4]
Setelah cidera pada tahun 1995 mengharuskan Narita Taishin untuk pensiund dan beralih menjadi pejantan. Ia menghasilkan total 160 keturunan, dengan 73 di antaranya memenangkan sebuah perlombaan. Akan tetapi, ia tidak menghasilkan keturunan yang memenangkan pacuan grup, sehingga ia dipensiunkan pada tahun 2003.[11][12] Setelah pensiun dari karier pejantannya, ia dipindahkan ke JRA Hidaka Training and Research Center, Hidaka, Hokkaido.[13]
Kematian
Pada 13 April 2020, Narita Taishin mati di JRA Hidaka Training and Research Center akbiat usia tua.[14][15]
Versi antropomorfis dari Narita Taishin muncul dalam franchise media animeUmamusume: Pretty Derby yang disuarakan oleh Keiko Watanabe. Ia digambarkan sebagai wanita pendek berambut pendek berwarna cokelat. Ia diceritakan sebagai pemberontak yang sangat cerdas.[19]