Moriyama kembali merilisnya sebagai singel side A kedua "Satōkibi-batake/Nada Sōsō" pada tahun 2001, setelah versi Rimi Natsukawa menjadi terkenal. Pada tahun 2003, singel yang menampilkan versi langsung yang dibawakan oleh Moriyama, Begin dan Natsukawa telah dirilis.
Latar belakang dan penulisan
Moriyama dan Begin bertemu dalam sebuah pertunjukkan langsung pada akhir 1990-an. Moriyama meminta Begin untuk menulis sebuah lagu bernuansa Okinawa untuknya. Judul lagu pada kaset demo yang diterimanya adalah "Nada Sōsō," sebuah frasa dalam bahasa Okinawa yang berarti "Air Mata Mengucur Deras" (sebagai perbandingan, jika frasa tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang menjadi namida ga boroboro koboreochiru (涙がぽろぽろこぼれ落ちるcode: ja is deprecated )). Saat Moriyama mengetahui makna frasa tersebut, ia teringat akan kematian abangnya.[3] Ia menetapkan judul tersebut, berdasarkan lirik yang ia tulis menurut perasaannya saat itu.
Dalam lirik lagu tersebut tersirat kisah seseorang yang melihat kembali album tua yang berisi foto-foto seseorang yang amat berarti baginya.[4] Ia sangat mencintai orang tersebut, dan percaya bahwa mereka akan bertemu lagi suatu hari nanti.[4] Ia menangis karena perasaan sedih dan cinta kepada orang itu.[5]