Museum Hakka Indonesia didirikan berawal dari keinginan tokoh keturunan Hakka yang merantau dan tinggal di Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera[3] untuk memperkenalkan budaya Hakka ke seluruh Indonesia.[4] Tokoh-tokoh yang berkontribusi dalam pendirian Museum ini dapat ditampilkan di Aula Pameran Budaya Hakka Indonesia yang ada di lantai 3 di museum ini.[5]
Arsitektur museum ini meniru gaya arsitektur Fujian Tulou, dan terdiri dari satu aula utama di tengah bangunan dan tiga lantai dengan 3 ruang pameran:[7] Aula Pameran Sejarah Tionghoa Indonesia, Aula Pameran Budaya Hakka Indonesia, dan Aula Pameran Budaya Yongding Hakka Indonesia. Selain itu juga terdapat toko souvenir yang menjual pernak-pernik bernuansa budaya Hakka yang sebagian langsung didatangkan dari Meizhou yang merupakan 'kampung' Hakka di Tiongkok.
Waktu berkunjung
Museum Hakka Indonesia dibuka setiap hari Selasa hingga Minggu. Jam buka pada Museum Hakka Indonesia ialah mulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Pada hari Senin, Museum Hakka Indonesia tidak dibuka.[8]