Bangunan yang dijadikan lokasi pendirian Museum Bank Rakyat Indonesia (Museum BRI) merupakan bekas gedung Algemene Volkscredietbank di wilayah Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Gedung ini telah ada sejak masa pemerintahan Gandasubrata di Kabupaten Banyumas.[3] Tujuan pendirian dari Museum BRI sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri Bank Rakyat Indonesia (BRI).[2] Museum BRI diresmikan pada tanggal 19 Desember 1990.[4]
Lokasi
Alamat Museum BRI di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 57, Purwokerto.[5] Titik koordinat Museum BRI adalah 7ยฐ25โ25.9โ Lintang Selatan dan 109ยฐ13โ31.8โ Bujur Timur.[6] Lokasi Museum BRI dapat dicapai dari Stasiun Purwokerto, Terminal Purwokerto, Alun-Alun Purwokerto, atau dari Universitas Jenderal Soedirman. Jarak tempuh dari Stasiun Purwokerto ke Museum BRI adalah 1,3 km. Dari Terminal Purwokerto ke Museum BRI, jarak tempuhnya sejauh 5,9 km. Jarak tempuh Museum BRI dari Alun-Alun Purwokerto sejauh 500 meter. Sedangkan dari Universitas Jenderal Soedirman, jarak tempuh ke Museum BRI sejauh 3,6 km.[6]
Fungsi
Museum BRI dikelola oleh Sekretaris Perusahaan BRI sebagai salah satu tugas dan tanggung jawabnya dalam urusan komunikasi.[7] Fungsi dari Museum BRI ialah sebagai tempat pelestarian alat, dokumen maupun foto yang pernah digunakan dalam kegiatan operasional BRI.[2] Bangunan Museum BRI terbagi menjadi tiga bagian yaitu Gedung Museum, Gedung Bank Priyayi, dan Monumen Raden Aria Wirjaatmadja.[4] Di Museum BRI juga terdapat perpustakaan dan ruang audiovisual.[8]
Koleksi
Koleksi Museum BRI berupa benda-benda yang berkaitan dengan perkembangan bank di Indonesia. Benda-benda ini ada yang berasal dari masa penjajahan Belanda, masa pendudukan Jepang di Indonesia, masa kemerdekaan Indonesia dan masa kini.[8]
Kunjungan
Museum BRI dibuka tiap hari Minggu sampai Kamis.[6] Pada hari Minggu, Museum BRI dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Sedangkan pada hari Senin hingga Kamis, Museum BRI dibuka mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.[8] Pengunjung dapat memasuki Museum BRI secara gratis.[6]