Pada tahun 2023, Desa muntei meraih peringkat pertama dalam ajang anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) untuk kategori Daya Tarik pengunjung yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. pengakuan ini didasarkan pada upaya masyarakat dalam mempertahankan identitas budaya asli Mentawai di tengah arus moderinisasi.
Kebudayaan
Kampung
Muntei
Puro II
Salappak
bekkeiluk
magosi
pariok
toktuk
peining buttet
Pariwisata dan budaya
Desa Muntei dikenal sebagai salah satu wilayah tujuan wisata budaya di Kecamatan Siberut Selatan. Desa ini menjadi salah satu pintu masuk menuju kawasan wisata budaya Mentawai di pedalaman Siberut dan masih mempertahankan tradisi budaya masyarakat Mentawai, termasuk rumah adat uma dan tradisi tato mentawai (titi)[1]
Desa Muntei juga termasuk dalam program Desa Wisata Indonesia dan masuk dalam 75 Anugrah desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023[2]