Karya-karya Mulla Sadra
Mulla Sadra adalah seorang filsuf yang telah menulis banyak karya, di antaranya adalah:[8]
- Al-Hikmah al-Muta'aliyyah fi al-Ashfar al-'Aqliyyah al-'Arba'ah atau lebih dikenal sebagai Kitab ''Asfar Al-Arba'ah'' (Empat Perjalanan) yang meliputi bidang metafisika, teologi, juga jalan Sufi (thariqah).[1] Yang pertama, perjalanan penciptaan di mana di sini menceritakan perjalanan makhluk menuju kepada Pencipta Kebenaran (Al-Haqq); di dalamnya Mulla Sadra meletakkan dasar metafisika eksistensialisnya yang mencerminkan tahapan dalam jalan Sufi (thariqah)di mana ia berusaha mengendalikan nafsu di bawah pengawasan seorang guru/ syekh.[1] Yang kedua, tahapan di mana sang Sufi mulai menarik wujud-wujud ilahi; yang ketiga, sang sufi meleburkan diri dengan Tuhan; dan yang keempat, tempat di mana sang Sufi mengalami keteguhan dalam peleburan diri.[1]
Dalam karya besarnya tersebut, Mulla Sadra juga menyatakan: "Teori-teori wacana hanya akan mempermainkan para pemegangnya dengan keraguan; dan kelompok yang datang kemudian akan melaknat kelompok yang datang sebelumnya, sehingga setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka) akan melaknat umat sebelumnya (yang telah ikut menyesatkannya)".[5]
2. Al-Mabda' wa al-Ma'ad yang membahas masalah metafisika, kosmogoni, dan eskatologi
3. Syawahid al-Rububiyyah fi al-Manahij al-Sulukiyyah, merupakan salah satu masterpiece yang paling terkenal dari Mulla Shadra. Bisa dinilai sebagai ringkasan dari al-Hikmah al-Muta'aliyyah, karena mengandung seluruh aspek penting dari doktrin-doktrinnya
4. Al-Mafatih al-Ghaib, berisi doktrin-doktrin 'irfani tentang metafisika, kosmologi, dan eskatologi, serta banyak berisi rujukan terhadap al-Qur'an dan Hadis. Karya ini ditulis sebagai pendahuluan terhadap karyanya yang lain dalam bidang tafsir.
5. Kitab al-Masya'ir, mengandung sinopsis dari pandangan ontologisya karena di dalamnya terkumpul fondasi filsafatinya yang fundamental
6.Tafsir al-Qur'an al-Karim
7. Asrar al-Ayat wa Anwar al-Bayyinat
8. Mutasyabihat al-Qur'an
9. Al-Masa'il al-Qudsiyyah
10. Ajwibah al-Masa'il
11. Ajwibah Masa'il Syamsuddin Muhammad al-Jilani
12. Ajwibah Masa'il Nashiriyyah
13. Al-Hikmah al-'Arsyiyyah
14. Waridah Qalbiyyah fi Ma'rifah Rububiyyah
15. Mazhahir Ilahiyyah fi Asrar al-'Ulum al-Kamaliyyah
16. Iksir 'Arifin fi Ma'rifah Thariq al-Haqq wa al-Yaqin
17. Kasr Al-Ashnam Al-Jahiliyyah fi Dzamm al-Mutashawwifin (Menghancurkan berhala-berhala jahiliyyah), dia mengkritik banyak Sufi karena meninggalkan pengetahuan dan amal saleh serta mengagungngkan takhayul dan patuh kepada setan.[1]
18. Resale Se Ashl
19. Risalah fi Ittishaf al-Mahiyyah bi al-Wujud
20. Risalah fi al-Tasyakhkhus
21. Risalah fi Surayan al-Wujud
22. Risalah fi al-Qadha' wa al-Qadar
23. Risalah fi Huduts al-'Alam
24. Risalah fi al-Hasyr
25. Risalah fi Khalq al-A'mal
26. al-Lama'ah al-Masyriqiyyah fi Funun al-Manthiqiyyah
27. Risalah fi al-Tashawwur wa al-Tashdiq
28. Al-Tanqiyyah
29. Risalah fi Ittihad al-'Aql wa al-Ma'qul
30. Tharh al-Kaunain
31. Dibache-yi 'Arsy al-Taqdis
32. Nama-yi Shadra bi Ustad-i Khud Sayyid Mir Damad (I, II, III, IV)
33. Syarh al-Hidayah al-Atsiriyyah
34. Syarh Ushul min al-Kafi
35. Syarh Ilahiyyat al-Syifa'
36. Ta'liqat Syarh Hikmah al-Isyraq
37. Zad al-Musafir
Selain karya-karya di atas, masih ada karya-karya lain yang dinisbatkan kepada Mulla Shadra. Namun, tidak dikemukakan di sini karena beberapa peneliti masih memperdebatkan ihwal kepastian kepengarangannya.