Penduduk asli Muara Enim adalah orang Lematang, dan Basemah atau Pasemah. Penduduk Muara Enim juga terdiri dari berbagai suku bangsa lainnya seperti suku Melayu, Minang, Jawa, Batak, Tionghoa, dan beberapa suku lainnya dari Sumatera dan luar Sumatera. Suku ini menempati wilayah sepanjang sungai Lematang di sekitar kota Muara Enim dan Kota Prabumulih.[1] Mata pencaharian utama penduduk Muara Enim adalah di sektor pertanian.
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2021, mencatat bahwa masyarakat Muara Enim memiliki beragam agama yang dianut. Adapun persentasi penduduk menurut agama yang dianut mayoritas menganut agama Islam sebanyak 97,69%. Kemudian yang menganut agama Kekristenan sebanyak 1,46%, di mana Protestan 1,23% dan Katolik 0,23%, umumnya adalah suku pendatang seperti orang Batak, Nias, Minahasa dan Tionghoa. Sebagian lagi menganut agama Buddha sebanyak 0,84% dan Hindu 0,01%.