Pada 1 Januari 1963, beberapa desa (ri dalam Bahasa Korea) digabungkan menjadi kota Mokpo dan reorganisasi besar dilakukan oleh pemerintah Korea Selatan.[3] Pada tahun 1979, kotapraja Muan dipromosikan menjadi kotapraja (eup Korea Selatan). Pada tahun 1980, Illo juga dipromosikan menjadi kotapraja.[4]
Simbol
Bunga: krisantemum (serunai)
Pohon: pohon Zelkova
Burung: Kuntul putih
Lokasi
Kabupaten Muan terletak di ujung barat bagian Barat Daya semenanjung Korea. Kabupaten ini bertindak sebagai penghubung utama antara kabupaten Sinan dengan wilayah daratan Korea lainnya. Banyak pantai juga ditemukan di pesisir Muan.
Muan berbatasan dengan sungai Yeongsan dengan Naju dan Hampyeong di utara, Yeongam di timur, Mokpo di selatan. Lingkungan sekitar ini telah memengaruhi struktur industri dan budaya Kabupaten Muan.[5]
Kota usaha
Muan ditetapkan sebagai kota perusahaan oleh pemerintah Korea Selatan untuk wilayah Honam (Barat Daya). Pemerintah Korea Selatan dan Tiongkok telah sepakat untuk mengembangkan kompleks industri dalam usaha patungan. Dilaporkan bahwa pemerintah Tiongkok secara resmi berjanji untuk berinvestasi dan membantu membangun kawasan kompleks tersebut, yang meliputi pembangunan perguruan tinggi dan gudang distribusi di antara hal-hal lain seperti Pecinan untuk ekspatriat.[6]
Lumpur
Muan mencakup wilayah tanah lumpur yang luas. Wilayah barat semenanjung Korea memiliki banyak tanah lumpur berkat pantai Rias. Akan tetapi, banyak tanah lumpur yang telah dihancurkan atau direklamasi untuk memperluas wilayah kota atau kompleks industri.
Tanah lumpur Muan ditetapkan sebagai salah satu lahan basah Konvensi Ramsar.
Di tanah lumpur Muan, wisatawan tidak dapat memasuki laut tanpa izin untuk melindungi tanah lumpur tersebut. Namun, wisatawan dapat melihat jalan yang terbuka seperti "Mukjizat Musa" yang memperlihatkan wajahnya saat air pasang dua kali sehari.[7]
Festival
Muan terkenal dengan Festival Teratai Putih (무안연꽃축제code: ko is deprecated ) yang berlokasi di Illo-eup.[8] Festival ini berlangsung pada pertengahan Agustus ketika bunga teratai putih mekar sepenuhnya di lokasi Kolam Teratai Putih Hoesan. (회산 백련지code: ko is deprecated ).[9] Wisatawan dapat berjalan kaki ke hamparan bunga teratai yang luas melalui banyak jembatan yang melintasi perairan. Pengunjung juga dapat menaiki 'perahu bebek'.
Bunga Teratai Putih
Danau di Muan dengan sebuah banguanan berbentuk teratai.
Produk
Muan dikenal dengan beberapa produk terkenal yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Mereka sebagian besar bercocok tanam mulai dari bawang hingga produk teratai. Muan menghasilkan 16% produksi bawang nasional yang menjadikan volume produksinya terbesar di Korea.[10]
Kabupaten Muan secara resmi dilaporkan menjadi tuan rumah kelompok pertanian ubi jalar, bawang, dan tanaman teratai. Bubuk tanaman teratai digunakan untuk membuat mi.
↑"International Exchange". List of Affiliation Partners within Prefectures. Council of Local Authorities for International Relations (CLAIR). Diarsipkan dari asli tanggal 24 December 2015. Diakses tanggal 21 November 2015.
Note:A sebagai ibu kota provinsi; B sebagai kota dengan status khusus; C sebuah daerah, bukan merupakan kota; D juga disebut sebagai kota administratif; dan E adalah kota yang tidak memiliki gu dalam pembagian administratifnya