Aldy Renaldi (lahir 19 Juli 1998), dikenal secara profesional sebagai Mister Aloy, adalah seorang disjoki, kreator konten, dan figur media sosial asal Indonesia keturunan Tionghoa-Palembang. Ia mulai dikenal publik setelah tampil dalam acara live streaming maraton di YouTube bertajuk “Marapthon”, bersama Reza Arap dan sejumlah kreator digital lainnya. Gaya tampilannya yang nyentrik dan kepribadian humoris menjadikannya salah satu figur yang menonjol di kalangan penikmat hiburan digital di Indonesia.[2]
Kehidupan awal
Mister Aloy lahir di Tangerang, Banten pada 19 Juli 1998. Nama panggung “Aloy” berasal dari kesalahan penulisan nama “Aldy” oleh kakeknya, yang menulis huruf “D” menyerupai “O” sehingga dibaca sebagai “Aloy”.[3] Nama tersebut kemudian melekat hingga dewasa dan menjadi identitas profesionalnya.[4]
Aloy memulai karier di dunia hiburan sebagai pembawa acara untuk berbagai acara komunitas dan pernikahan. Kemampuannya berinteraksi di panggung mengantarkannya menjadi duta merek Holywings Group (HW Group) pada tahun 2019.[5]
Seiring waktu, Aloy mulai aktif di media sosial dengan membagikan konten komedi di TikTok dan Instagram. Ia kemudian berkolaborasi dengan sejumlah kreator digital dan musisi, termasuk bergabung dalam acara aliran langsungYouTubeMarapthon, yang semakin melambungkan namanya. Julukan “King Aloy” muncul dari para penggemar selama acara tersebut, meskipun ia sendiri mengaku tidak nyaman dengan sebutan itu.[6]
Selain menjadi kreator konten, Aloy juga aktif sebagai DJ dalam duo DNA, bersama Djayjax. Melalui proyek ini, mereka merilis beberapa karya musik elektronik seperti “Pedicaby”, “Boozy”, “Love Ya”, dan “Bass Up”.
Pada tahun 2025, Aloy tampil di berbagai klub malam di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Semarang, Balikpapan, Bali, dan Pekanbaru.
Di luar musik, ia juga terlibat di dunia akting. Pada tahun 2022, Aloy berperan sebagai Anjay, asisten karakter Mami Jill (Jennifer Jill), dalam serial Bisik Hati Lara yang tayang di platform MAXstream.
Kehidupan pribadi
Aloy dikenal berasal dari latar belakang keluarga Tionghoa Palembang. Ia sempat aktif dalam kegiatan gereja saat remaja sebelum akhirnya memeluk agama Islam bersama keluarganya. Dalam beberapa wawancara, ia menyebut bahwa keputusannya menjadi mualaf pada awalnya mengikuti orang tuanya, tetapi seiring waktu ia menemukan kenyamanan dalam keyakinan barunya.
Dalam sejumlah kesempatan, Aloy juga menceritakan kisah keluarganya yang unik. Ia mengaku memiliki tiga sosok ayah dalam hidupnya: ayah kandung, ayah tiri, dan kakek yang dianggap sebagai ayah. Hubungannya dengan sang ayah kandung diketahui tidak dekat, tetapi ia tetap menjalin hubungan baik dengan keluarga lainnya.[7]
Penghargaan
Pada tahun 2025, Mister Aloy meraih penghargaan Persona Digital Terfavorit dalam ajang Digital Innovation Awards (DIA) 2025. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil pemungutan suara publik atas kontribusinya dalam membangun identitas digital yang positif.[8]
Gaya dan citra publik
Mister Aloy dikenal dengan gaya rambut yang nyentrik dan sering menampilkan pola atau gambar berwarna mencolok seperti motif bintang, pita, atau karakter kartun. Kepribadiannya yang humoris dan ekspresif membuatnya mudah dikenali publik. Ia kerap tampil di berbagai podcast, termasuk bersama Raditya Dika dan Denny Sumargo, di mana ia membagikan kisah pribadi serta perjalanan kariernya.