Minoritas perantara adalah sebuah populasi minoritas yang pekerjaan utamanya berhubungan dengan produsen dan konsumen: pedagang, pemberi pinjaman uang, dll. Meskipun mungkin mengalami diskriminasi, minoritas perantara tak memegang status "bawahan ekstrem" dalam masyarakat.[1] Konsep "minoritas perantara" dikembangkan oleh sosiolog Hubert Blalock dan Edna Bonacich sejak 1960an meskipun juga dipakai oleh para ilmuwan politik dan ekonom. Gafasan tersebut lebih lanjut dikembangkan oleh ekonom Amerika Serikat Thomas Sowell.[2]
Silverman, Robert Mark. 2000. Doing Business in Minority Markets: Black and Korean Entrepreneurs in Chicago’s Ethnic Beauty Aids Industry. New York: Garland Publishing.