Meutia adalah putri mantan wakil presiden dan proklamator Indonesia, Mohammad Hatta. Pada tahun 2002–2005 ia adalah Ketua Umum Yayasan Hatta.
Pendidikan
Meutia menyelesaikan pendidikan sarjana Antropologi, di Universitas Indonesia (1974). Ia melanjutkan studi dan menyelesaikan program magister bidang Antropologi di Universitas Indonesia tahun 1983 dan Ia mendapatkan gelar doktor dalam bidang yang sama antropologi di fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia pada tahun 1991.[3]
Minat riset
Meutia adalah Guru besar Antropologi Universitas Indonesia (2006) ini telah mengajar sejak 1979, dengan spesialisasi dalam sistem budaya Indonesia, antropologi kesehatan, dan antropologi psikiatri. Sepanjang kariernya, ia telah mengembangkan penelitian tentang sukubangsa, antropologi kesehatan, antropologi psikologi, serta kesehatan jiwa dengan perhatian khusus pada masyarakat pedalaman dan komunitas terpencil. Penelitiannya mencakup beragam topik seperti tata ruang dalam pembangunan masyarakat, respon masyarakat terhadap wabah penyakit, kebiasaan makan dan gizi, serta etnografi kesehatan di wilayah Pegunungan Jayawijaya. Ia juga menyoroti persoalan kesehatan mental dalam keluarga yang tidak utuh maupun dalam kondisi disharmonis. Sebagai pengajar senior, Prof. Meutia telah berkontribusi besar dalam membangun landasan keilmuan antropologi kesehatan di Indonesia dan membimbing generasi akademisi antropologi sejak awal 1980-an.[3]