Sejarah
Proposal untuk sistem kereta bawah tanah di Milan telah dibuat pada tahun 1848. Proyek lain juga pernah diajukan pada tahun 1914 dan 1925. Tahun 1938 rencana dilakukan untuk membagun sistem 7 jalur, tetapi akhirnya dihentikan oleh Perang Dunia II. Konstruksi akhirnya dimulai pada tahun 1957.
Tahun 1906, sebuah jalur Light Rail di atas tanah dibangun untuk eksibisi Expo Dunia. Jalur ini menghubungkan dua tempat utama di expo yaitu Piazza d'Armi dan Arena Stadium di dekat pusat kota. Jalur ini dibongkar delapan tahun kemudian. Ini dapat disebut sebagai jalur kereta listrik publik pertama di Italia yang benar-benar terpisah dari jalur kereta lain.
Jalur pertama (Jalur M1) dari sistem bawah tanah dibuka di Milan tahun 1964 setelah 7 tahun pengerjaan, dari Lotto menuju Sesto Marelli (21 stasiun). Tahun 1969 jalur kedua (Jalur M2) dari Caiazzo menuju Cascina Gobba (7 stasiun) wdibuka. Pada dekadei 1960-an dan 1970-an jaringan antara kedua jalur telah selesai, dan kedua jalur memiliki lintasan yang berbeda. Jalur M1 memiliki cabag ke barat dari stasiun Pagano, dan jalur M2 memiliki cabang timur dari Cascina Gobba menuju Gessate, berjalan cukup jauh di daerah metropolitan dengan 10 stasiun.
Ttahun 1990 jalur ketiga dibuka (Line M3) dengan 5 stasiun. 9 stasiun yang lain dari jalur M3 dibuka di tenggara pada tahun 1991, dan barat laut menuju stasiun Maciachini tahun 2004.
Tahun 1997 dibuka Passante Ferroviario, sebuah jalur kereta api bawah tanah, dengan 9 stasiun, di mana kereta berbeda dioperasikan (Trenitalia dan FNM).
Akhirnya, tahun 1999 sebuah jalur shuttle berbasis penggerak manusia dibuka antara stasiun Cascina Gobba dan rumah sakit San Raffaele, disebut Metrò San Raffaele (hijau muda) dengan 2 stasiun.
Pada Maret 2005 stasiun jalur M2 di Abbiategrasso (cabang selatan dari Famagosta) dibuka.
Stasiun jalur M1 di Rho-Fiera Milano juka dibuka untuk penumpang pada 30 Maret 2005 (sesaat sebelum pemilu regional pada 3-4 April), namun ditutup kembali pada 3 April, dan dibuka pada September 2005. Stasiun antara di Pero (antara Molino Dorino dan Rho-Fiera) dibuka pada Desember 2005.
Paruh pertama dari jalur ini akan dijalankan dari stasiun Garibaldi (jaringan dengan jalur M2 dan "Passante Ferroviario") utara pusat kota Monza. Konstruksi dari bagian pertama jalur tersebut, dari Garibaldi menuju Cà Granda, dengan stasiun antara di Isola, Zara, Marche, Istria, dimuali pada Oktober 2007. Bagian kedua dari jalur M5, dari Cà Granda menuju Bignami, akan memiliki stasiun antara di Bicocca Università II°.
Bangian kedua dari jalur M5, dari Bignami menuju Monza, akan meiliki stasiun di Sesto Parco Nord, Cinisello Valtellina, Monza Bettola, Monza Centro. Jadwal penggalian akan dimulai pada pertengahan 2010.