Menganti adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Gresik. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kota Surabaya di timur dan menjadi salah satu daerah penyangganya.[1] Menganti adalah kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Gresik (sekitar 133 ribu jiwa pada tahun 2024).[2] Kecamatan ini juga dilintasi jalan nasional yang menghubungkan Krian di selatan dengan ibu kota Gresik. Pusat kecamatan ini terletak di Desa Menganti yang terdapat Pasar Menganti.
[3] Menganti adalah daerah yang ramai dan terdapat banyak industri, dengan salah satu titik kemacetannya adalah di perempatan Pasar Menganti.[4] Menganti memiliki berbagai wisata ikonik seperti Edu Wisata Lontar Sewu dan Wisata Jati Sewu.
Geografi
Peta administrasi Menganti
Menganti adalah kecamatan yang terletak di kawasan Gresik selatan. Di antara kecamatan lainnya di Gresik, Menganti memiliki jumlah penduduk terbanyak karena berbatasan langsung dengan Kota Surabaya. Geografinya berupa dataran rendah dan didominasi areal persawahan, walaupun semakin lama sawah tersebut beralih menjadi kawasan industri dan pemukiman.[1]
Batas wilayah Kecamatan Menganti adalah sebagai berikut:[2]
Karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya. Menganti mengalami perkembangan yang pesat hingga menjadi kecamatan dengan jumlah penduduk tertinggi di Kabupaten Gresik yaitu sekitar 133 ribu jiwa pada tahun 2024 atau 10% dari keseluruhan penduduk di Gresik.[2] Dari segi agama, umat Islam mendominasi yaitu sekitar 96% dengan salah satu pusat peribadatannya adalah Masjid Besar Al-Ishlah di pusat kecamatan dan memiliki institusi pendidikan berstatus universitas yaitu Universitas Islam Al Azhar Gresik (UIZ).[6]
Menganti juga memiliki banyak umat Kristen Protestan (2.800 jiwa) dan katolik (800 jiwa) sehingga membuatnya menjadi salah satu yang terbesar di Gresik. Tidak hanya itu, Menganti juga memiliki umat Hindu terbanyak di Gresik yaitu sekitar 1.500 jiwa sehingga jauh lebih banyak dari kecamatan lainnya. Pusat umat Hindu di Menganti salah satunya berada di Desa Pengalangan, Laban, dan Beton. Umat Hindu di Dusun Bongso Wetan dan Bongso Kulon, Desa Pengalangan cukup unik karena mereka berlatar belakang Suku Madura.[7]
Galeri
Upacara Piodalan di Pura Jagad Dumadi
Panca Sembah di Pura Jagad Dumadi
Upacara Piodalan di Pura Jagad Dumadi
Tempat terkenal
Pasar Menganti
Pasar Menganti
Masjid Besar Al-Ishlah
Universitas Islam Al Azhar Gresik (UIZ) - sebelumnya bernama Institut Al Azhar Menganti (ISTAZ)[6]
Edu Wisata Lontar Sewu Hendrosari - wisata edukasi dengan pohon lontar atau siwalan. Sebelum wisata ini ada, Desa Hendrosari memang dikenal sebagai sentra produksi minuman legen yang terbuat dari Siwalan.[8]