Film ini diumumkan pada 2009 oleh Sony Pictures Entertainment dengan Escape Artists sebagai produser. Setelah mengalami beberapa kali perubahan penulis, sutradara, dan pemilihan pemeran, hak distribusi dialihkan kepada Netflix pada 2022 dan kemudian dibeli oleh Amazon MGM Studios pada 2024. Pengambilan gambar utama berlangsung di London, Inggris, dari Januari hingga Juni 2025.
Masters of the Universe ditayangkan secara perdana di TCL Chinese Theatre di Los Angeles, California pada 18 Mei 2026, dan dirilis di Amerika Serikat oleh Amazon MGM Studios pada 5 Juni 2026, serta secara internasional oleh Sony Pictures Releasing International.[b] Film ini menerima ulasan beragam dari para kritikus dan kurang berhasil di box office, dengan pendapatan sebesar 111 juta dolar Amerika di seluruh dunia dibandingkan anggaran produksi sebesar 170–200 juta dolar Amerika. Sebuah sekuel sedang dalam tahap pengembangan.
Alur cerita
Di Eternos, ibu kota planet Eternia, Pangeran Adam yang masih kecil bersama sahabatnya, Teela, menjalani pelatihan bela diri di bawah bimbingan Duncan, panglima kerajaan sekaligus ayah Teela. Suatu hari, Eternos diserang oleh pasukan yang dipimpin penyihir jahat Skeletor. Dalam serangan itu, kedua orang tua Adam, Raja Randor dan Ratu Marlena, ditangkap, sementara Duncan terluka parah akibat serangan tentara bayaran Trap Jaw. Sorceress, penjaga Kastel Grayskull yang berada di pinggiran Eternos, mengirim Adam melalui sebuah portal menuju Bumi, planet asal Ratu Marlena. Sebelum berpisah, ia mempercayakan Sword of Power kepada Adam. Adam berhasil melarikan diri, tetapi pedang itu terlepas dari tangannya dan hilang di tengah pelariannya.
Lima belas tahun kemudian, Adam telah dewasa dan bekerja di bagian sumber daya manusia di Oklahoma City. Ia tinggal bersama sahabatnya, Hussein. Setelah bertahun-tahun mencari pedangnya yang hilang, Adam akhirnya menemukannya kembali di sebuah toko komik. Keesokan harinya, ia ditangkap polisi atas tuduhan mencuri pedang tersebut. Namun, saat sedang dibawa melalui jalan bebas hambatan, rombongan mereka disergap Beast Man, tangan kanan Skeletor. Berkat sentuhan Adam pada pedang, Teela mengetahui keberadaannya dan datang menyelamatkannya. Mereka kemudian menggunakan pesawat Teela untuk melakukan teleportasi kembali ke planet Etertnia dan menuju reruntuhan Eternos, tempat para pejuang Eternia bersembunyi dari kekuasaan Skeletor.
Para pejuang di sana tidak yakin Adam adalah benar-benar anak Raja Randor dan merasa kesal dengan julukan-julukan masa kecil yang dulu diberikan Adam kepada mereka. Akibatnya, mereka memenjarakannya bersama Teela, Duncan—yang kini menjadi pecandu alkohol—serta Roboto, robot tempur yang telah diprogram ulang menjadi pelayan. Tidak lama kemudian, Skeletor dan pasukannya datang menyerang tempat itu demi merebut Sword of Power. Adam, Teela, Duncan berhasil meloloskan diri berkat Roboto yang setuju untuk kembali menjadi robot tempur. Dalam pertempuran, Ramp-Man menyerahkan Sword of Power kepada Adam agar tidak jatuh ke tangan Skeletor. Saat hendak melarikan diri, Trap Jaw menghadang mereka agar tidak dapat menaiki pesawat Teela. Dalam keadaan terdesak, Adam mengangkat Sword of Power dan memanggil kekuatan Grayskull. Ia pun berubah menjadi seorang pejuang perkasa dan berhasil mengalahkan Trap Jaw dan pasukannya.
Setelah Adam, Duncan, Roboto, dan Teela melarikan diri, Skeletor menangkap para pejuang lainnya. Ia kemudian menghukum mati Moss Man untuk memaksa Fisto mengakui bahwa Sword of Power berada di tangan Adam. Skeletor lalu mengungkapkan bahwa kedua orang tua Adam masih hidup dan menuntut pedang itu sebagai tebusan. Adam, Teela, dan Duncan pergi ke markas Skeletor di Snake Mountain. Di sana, Adam sendirian berhasil mengalahkan seluruh pengawal pribadi Skeletor sebelum akhirnya berhadapan langsung dengannya. Namun, pertempuran tersebut memicu runtuhnya gua, yang membuat Randor terluka parah hingga akhirnya sekarat. Adam sendiri pingsan dan kembali ke wujud biasa-nya. Ia kemudian dipenjara bersama Marlena dan rekan-rekannya.
Skeletor segera menyadari bahwa ia tidak mampu menggunakan kekuatan Sword of Power. Penasihatnya, penyihir Evil-Lyn, kemudian mengusulkan sebuah ritual di Kastel Grayskull. Sementara itu di penjara, Adam berhasil meyakinkan Fisto, Ram-Man, Dion, Mekaneck dan pejuang lainnya untuk bersama-sama berperang melawan Skeletor. Mereka berhasil meloloskan diri dengan menghancurkan dinding penjara dan kembali ke Eternos. Bersama seluruh pejuang, Adam memimpin perlawanan terhadap pasukan Skeletor. Duncan berhasil membunuh Trap Jaw, tetapi Roboto hancur dalam pertempuran. Setelah bertemu kembali dengan harimau kesayangannya, Cringer, Adam berduel melawan Skeletor, sementara Teela menghadapi Evil-Lyn. Skeletor menghancurkan Sword of Power menggunakan Tongkat Havoc (Havoc Staff), lalu menikam Adam dan menyiksanya secara telepati dengan memaksanya mengingat kenangan-kenangan pahit dari masa hidupnya di Bumi.
Di tengah penderitaannya, Sang Penyihir Agung menampakkan diri di depan Adam dan menjelaskan bahwa kekuatan sejati Grayskull sebenarnya tidak berada di dalam pedang, melainkan di dalam diri Adam. Setelah terbebas dari belenggu mental itu, Adam memulihkan Sword of Power dan kembali memanggil kekuatan Grayskull, sehingga sekali lagi berubah menjadi ksatria perkasa Eternia. Berbekal kebijaksanaan yang ia pelajari selama hidup di Bumi, Adam mencoba menyelesaikan konflik secara damai dengan Skeletor. Namun, Skeletor menolak tawaran tersebut sambil menyatakan bahwa ia sangat menikmati perannya sebagai penjahat. Pertarungan terakhir pun tak terelakkan. Adam akhirnya berhasil mengungguli Skeletor dengan memantulkan kembali energi dari Tongkat Havoc milik musuhnya, menghancurkan tongkat itu sekaligus melenyapkan tubuh Skeletor. Di saat yang sama, Evil-Lyn diam-diam melarikan diri dari medan pertempuran.
Enam bulan kemudian, Ratu Marlena kembali memerintah Eternos. Pangeran Adam dan sahabat-sahabatnya menyambut Roboto yang telah diperbaiki, serta Hussein, yang akhirnya menyaksikan sendiri bahwa semua cerita Adam tentang Eternia memang benar adanya. Ketika Teela bertanya apakah Adam memiliki nama pahlawan, Adam dengan canggung menyebut dirinya "He-Man". Tak lama kemudian, sebuah gangguan baru muncul. Adam bersama Cringer segera beraksi sebagai He-Man dan Battle Cat yang kini mengenakan zirah tempur.
Di adegan tengah kredit, penyihir Trollan bernama Orko muncul untuk menyampaikan pesan moral cerita. Sementara itu, saudara kembar Adam yang telah lama hilang, Putri Adora, sedang memimpin pertempuran di Fright Zone di planet Etheria. Di sisi lain, Evil-Lyn kembali ke Kastel Grayskull untuk mengambil tengkorak Skeletor. Saat ia meninggalkan kastel, terdengar tawa jahat Skeletor bergema, menandakan bahwa ancaman tersebut belum benar-benar berakhir.
Camila Mendes sebagai Teela, putri angkat Duncan dan Kapten Pengawal Eternia yang bertugas sebagai letnan sekaligus kekasih Adam.
Eire Farrell sebagai Teela muda.
Idris Elba sebagai Duncan / Man-At-Arms, ayah angkat Teela dan jenderal terpercaya Raja Randor yang bertempur dengan berbagai senjata dan peralatan sebagai salah satu Prajurit Heroik Adam.
Jared Leto sebagai Skeletor, penyihir berwajah tengkorak sekaligus penguasa tirani Eternia yang cengkeramannya memaksa Pangeran Adam menerima takdir sejatinya sebagai He-Man.
Alison Brie sebagai Evil-Lyn, seorang penyihir yang mengkhianati Eternia demi mendukung Skeletor.
James Purefoy sebagai Raja Randor, penguasa bersama kerajaan Eternos di Eternia, suami Marlena, dan ayah Adam yang digulingkan oleh Skeletor.
Charlotte Riley sebagai Ratu Marlena, mantan astronot dari Bumi, penguasa bersama Eternos, istri Randor, dan ibu Adam yang digulingkan oleh Skeletor.
Christian Vunipola sebagai Hussein, teman sekamar Adam.
Christiaan Bettridge sebagai Dian, seorang Pengawal Kerajaan yang dulu suka mengintimidasi Adam saat kecil.
James Wilkinson sebagai Mekaneck, Prajurit Heroik yang dapat memanjangkan leher mekanisnya hingga sangat jauh.[6]
Kojo Attah sebagai Tri-Klops, salah satu Prajurit Jahat Skeletor dengan tiga mata mekanis berputar.
James Apps sebagai Spikor, anggota Prajurit Jahat Skeletor yang tubuhnya dipenuhi duri.[7]
Stephen Adentan sebagai Moss Man, makhluk humanoid berbentuk tanaman.
Arun Bassi sebagai Pigboy, anggota Prajurit Jahat Skeletor.
Selain itu, Dolph Lundgren, yang memerankan He-Man dalam film tahun 1987, tampil sekilas sebagai seorang "Macho Man" yang bertemu Adam di gym. Adik Adam, Adora / She-Ra, diperankan oleh Lauren Saliu, juga muncul dalam adegan pertengahan kredit.[8][9]
Pengisi suara
Kristen Wiig sebagai Roboto, robot yang memiliki kekuatan besar dan ketahanan melalui tubuh mekanisnya.
Christopher Ragland sebagai Orko, penyihir dari dunia paralel Trolla. Karakter ini muncul dalam salah satu dari tiga adegan pasca-kredit.[8]
Gary Martin sebagai Beast Man, anggota mirip kera dari jenisnya dan salah satu letnan utama Skeletor yang memiliki kemampuan mengendalikan makhluk dengan pikirannya.[10] John King dan James Unsworth bertugas sebagai pemeran CGI dan penangkap gerak untuk Beast Man.
Tom Wilton sebagai Cringer / Battle Cat, harimau hijau yang bisa berbicara, peliharaan sekaligus sahabat Adam. Fletcher Glenn mengisi suara Cringer muda.
Ben Pronsky sebagai Karg, anggota Prajurit Jahat Skeletor yang memiliki kait di tangan kirinya.[13] Hung Dante Dong menjadi aktor fisik.[7]
Produksi
Pengembangan
Sebuah film He-Man baru yang disutradarai oleh John Woo dilaporkan sedang dikembangkan pada 2007, tetapi proyek tersebut tidak pernah secara resmi mendapat lampu hijau. Hak film He-Man kemudian dikabarkan kembali ke Mattel.[14]
Beberapa tahun kemudian, Warner Bros. Pictures mengumumkan bahwa John Stevenson akan menyutradarai film mendatang tersebut.[butuh rujukan] Pada Mei 2009, diumumkan bahwa tugas penulisan naskah diberikan kepada Evan Daugherty, dengan Stevenson tetap terikat sebagai sutradara.[15] Pada September 2009, Sony Pictures Entertainment mengambil alih hak dari Warner Bros. untuk memproduksi adaptasi live-action setelah Mattel dan produser Joel Silver, yang sebelumnya terlibat dalam proyek potensial, tidak mencapai kesepakatan mengenai arah kreatif film tersebut.[16] Sony bersama Escape Artists melalui Todd Black, Jason Blumenthal, dan Steve Tisch mulai mengembangkan proyek ini dari awal untuk Columbia Pictures milik Sony.[17] Pada April 2010, Sony merekrut penulis naskah Mike Finch dan Alex Litvak untuk menyusun naskah baru.[18]
Pada akhir 2012, dilaporkan bahwa Jon M. Chu sedang dalam pembicaraan untuk menyutradarai film tersebut.[19] Aktor He-Man asli Dolph Lundgren melakukan wawancara dengan IGN mengenai kemungkinan peran sebagai Raja Randor.[20] Pada Oktober 2012, Richard Wenk direkrut untuk menulis ulang naskah film.[21] Pada Maret 2013, Chu menyatakan bahwa film tersebut masih dalam tahap awal pengembangan dan tidak akan bersifat jenaka, melainkan sebuah kisah asal-usul.[22][23] Pada Oktober, The Hollywood Reporter melaporkan bahwa Terry Rossio akan menulis naskah, dan film akan berlatar di Eternia; laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Chu tidak akan menyutradarai film ini.[24]
Pada Agustus 2015, diumumkan bahwa Christopher Yost direkrut untuk menulis ulang film tersebut.[30] Pada Januari 2016, Deadline melaporkan bahwa McG akan menyutradarai film tersebut sekaligus mengawasi penulisan ulang naskah terbaru karya Finch dan Litvak, dengan DeVon Franklin ditambahkan sebagai produser.[31] Pada Juni 2016, Kellan Lutz menulis di Twitter bahwa ia bertemu dengan McG dan Mary Viola mengenai peran He-Man.[32][33] Pada April 2017, diumumkan bahwa film akan dirilis pada 18 Desember 2019. Pada saat yang sama, McG meninggalkan proyek, dan David S. Goyer direkrut untuk menulis ulang naskah.[34] Pada Desember 2017, dilaporkan bahwa Goyer tidak hanya menulis tetapi juga akan menyutradarai film tersebut.[35][36]
Pada Februari 2018, Variety melaporkan bahwa Goyer memutuskan untuk mundur sebagai sutradara untuk fokus pada proyek lain, tetapi ia tetap terlibat sebagai produser eksekutif dan penulis naskah. Studio disebut sangat puas dengan naskah yang ia serahkan dan sedang bertemu dengan calon pengganti.[37] Carlos Huante, desainer makhluk, mantan seniman di Industrial Light and Magic dan juga pernah bekerja pada kartun asli Filmation, direkrut oleh Goyer untuk mengerjakan film tersebut. Namun, dalam sebuah wawancara, Huante mengatakan bahwa Sony menilai naskah Goyer akan terlalu mahal untuk diwujudkan, karena Goyer bermaksud menjadikan film ini berskala epik seperti trilogi The Lord of the Rings. Ia menegaskan bahwa ide-ide Goyer untuk film tersebut tidak lagi digunakan.[38]
Pada April 2018, Variety melaporkan bahwa Aaron dan Adam Nee akan menyutradarai film tersebut.[39][40] Pada Januari 2019, Art Marcum dan Matt Holloway direkrut dan diumumkan akan menulis draf baru untuk film tersebut.[41] Pada Maret 2019, dilaporkan bahwa Noah Centineo sedang dalam pembicaraan untuk memerankan He-Man,[42] dengan Centineo mengonfirmasi sebulan kemudian bahwa ia resmi terpilih untuk peran tersebut.[43] Pada April 2021, dilaporkan bahwa Centineo mengundurkan diri dari peran He-Man.[44]
Pada Januari 2022, diumumkan bahwa Netflix secara resmi memperoleh hak dari Sony, setelah sebelumnya memproduksi serial animasi Masters of the Universe: Revelation dan He-Man and the Masters of the Universe, dengan Kyle Allen terpilih sebagai He-Man. Juga diungkapkan bahwa Saudara Nee dan David Callaham telah menulis draf baru naskah film.[45] Pada Oktober 2022, Allen menyatakan bahwa ia berlatih enam jam sehari untuk mempersiapkan peran tersebut.[46] Pada Juli 2023, Netflix membatalkan film tersebut setelah menghabiskan $30 juta untuk pengembangan, dengan alasan kekhawatiran anggaran. Keputusan ini membuat Mattel mencari pembeli baru dan menyebabkan Saudara Nee tidak lagi menjadi sutradara film.[47]
Pra-produksi
Pada November 2023, terungkap bahwa Amazon MGM Studios berminat untuk membeli hak film tersebut.[3] Pada Februari 2024, diumumkan bahwa Travis Knight sedang dalam tahap akhir pembicaraan untuk menggantikan Saudara Nee dan menjadi sutradara baru film ini, dengan kolaborator tetapnya Chris Butler direkrut untuk menulis ulang naskah.[48] Pada Mei 2024, secara resmi dikonfirmasi bahwa Knight akan menyutradarai film tersebut untuk Amazon MGM.[49] Desainer produksi Guy Hendrix Dyas bergabung dalam proyek ini untuk mengawasi pembangunan dunia visual dan desain karakter.[50] Richard Sale bertugas sebagai desainer kostum.[51]
Akhirnya, Butler bersama tim penulis Saudara Nee dan Callaham menerima kredit "screenplay by", sementara Saudara Nee bersama pasangan penulis Litvak dan Finch menerima kredit "story by". Kredit "additional literary material" diberikan kepada Lindsey Beer, Will Beall, Peter Craig, David Odell (penulis film Masters of the Universe tahun 1987), Rossio, McG, Goyer, Justin Rhodes, Yost, Jason Keller, Marcum, Holloway, Christopher Ford, Wenk, Chris Shafer, Paul Vicknair, dan Wadlow.[52]
Beberapa minggu setelah akuisisi oleh Amazon MGM, Nicholas Galitzine dipilih sebagai pemeran He-Man, menggantikan Allen.[53][54] Pada Agustus, Camila Mendes bergabung sebagai Teela.[55] Pada September, Alison Brie bergabung sebagai antagonis Evil-Lyn.[56]Jared Leto meminta sendiri peran Skeletor. Menurut sutradara Travis Knight, Leto secara proaktif mendekati studio dan tim pembuat film karena ia penggemar besar waralaba ini dan ingin mendapat kesempatan untuk "memberikan penampilan maksimal" dengan karakter tersebut.[57] Pada November, Idris Elba bergabung sebagai Man-At-Arms.[58] Pada Desember, Leto dikonfirmasi sebagai Skeletor, bersama Sam C. Wilson sebagai Trap Jaw, Hafþór JúlÃus Björnsson sebagai Goat Man, dan Kojo Attah sebagai Tri-Klops.[59]
Masters of the Universe ditayangkan perdana di TCL Chinese Theatre pada 18 Mei 2026,[73] dan dirilis oleh Amazon MGM Studios di Amerika Serikat pada 5 Juni 2026.[74][75] Film ini awalnya dijadwalkan untuk dirilis di bioskop Amerika Serikat pada 5 Maret 2021 oleh Sony Pictures Releasing (yang kemudian memperoleh hak distribusi bioskop internasional untuk film tersebut pada Juni 2025),[76] hingga Uncharted (yang kemudian juga ditunda akibat pandemi COVID-19)[77] sempat mengambil alih tanggal penayangannya.[78]