Kemudian pada tahun 1808 masjid ini direkonstruksi untuk pertama kalinya.[1] Dinding temboknya diganti menjadi warna merah jambu, yang semula bewarna putih. Sebagian besar masjid direkonstruksi menggunakan bahan bangunan yang ada di tempat yang sama pada periode sebelumnya. Pilar-pilar arkade masjid ini berasal dari sumbangan milik gereja Kristen.[2]
↑Currie, Jean (1 May 1989). Rhodes and the Dodecanese. Cape. hlm.111. ISBN978-0-224-02614-7. After Suleiman captured Rhodes in 1522, the Turks immediately began building a mosque to be named after the conqueror himself. Nearly four centuries later, in the first decade of the nineteenth century, it was rebuilt. Today the rose-pink ...