Martin Hansson (lahir 6 April 1971) merupakan seorang wasit yang berasal dari Swedia. Ia telah menjadi wasit internasional sejak tahun 2001.[1] Selain menjadi wasit, ia juga merupakan seorang pemadam kebakaran.
Hannson saat ini secara rutin bertugas sebagai wasit di liga tertinggi Swedia, Allsvenskan, Liga Eropa UEFA, dan Liga Champions UEFA. Dalam salah satu pertandingan di Grup D Liga Champions 2008–2009 antara Atlético Madrid dan Liverpool, ia mendapatkan kritikan atas keputusannya memberikan tendangan penalti pada menit ke-95 ketika kapten Liverpool, Steven Gerrard, terjatuh di kotak penalti karena kontak fisik ringan. Pertandingan berakhir 1–1 setelah Gerrard berhasil menyelesaikan tendangan penalti itu menjadi gol. Setelah pertandingan, Gerrard sendiri mengakui bahwa ia juga akan "marah" jika ia berada dalam pihak yang diberikan keputusan merugikan seperti itu.[3]
Hansson kembali menjadi pusat perhatian setelah dalam pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions 2009–2010 antara FC Porto dan Arsenal. Ia membiarkan pemain Porto secara cepat melakukan tendangan bebas tidak langsung di dekat kotak penalti Arsenal meskipun pemain Arsenal belum membentuk barisan pertahanan, yang kemudian manjadi gol kedua Porto.[7] Meskipun kontroversial, the Laws of the Game tidak menyebutkan bahwa tim yang bertahan harus telah siap pada posisinya apabila tendangan bebas akan dilakukan.[8]
Turnamen
Martin Hansson telah memimpin pertandingan dalam beberapa turnamen, yakni: