Setelah lulus, ia memulai pendidikannya di jenjang universitas dengan mengikuti program International Foundation di Universitas Leeds Beckett di Inggris pada tahun 2012 hingga 2013. Selanjutnya, ia melanjutkan studinya di Geneva Business School di Jenewa, Swiss pada tahun 2013 dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional. Pada tahun 2014, Marrel melanjutkan pendidikan S-1 di University of the West of England, Bristol, Inggris di mana ia meraih gelar BA di Hubungan Internasional dan Politik pada tahun 2017.[1]
Setelah menyelesaikan pendidikan S-1, ia kemudian melanjutkan ke jenjang S-2 di King's College London, mengambil program MSc in Political Economy in Emerging Markets, yang diselesaikannya pada tahun 2020.
Marrel Suryokusumo, cucu tertua dari Sri Sultan Hamengkubuwana X, memiliki peran penting dalam memperjuangkan isu-isu lingkungan dan sosial. Marrel terlibat aktif dalam berbagai inisiatif yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.[2] Salah satu fokus utamanya adalah program penanaman pohon yang tidak hanya bertujuan untuk konservasi, tetapi juga untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui ekonomi sirkular. Aktivitasnya ini mencerminkan komitmen Keraton Yogyakarta terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.
Dalam upayanya untuk mendorong transisi menuju energi terbarukan, Marrel menekankan pentingnya pemanfaatan produk biomassa. Ia percaya bahwa energi hijau seperti biomassa tidak hanya menawarkan solusi yang berkelanjutan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat setempat. Oleh karena itu, Marrel terus mengadvokasi penggunaan biomassa sebagai bagian dari strategi pembangunan yang ramah lingkungan, yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.[3]
Program pemberdayaan ekonomi masyarakat ternak Gunungkidul[4][5][6]
Kegiatan dengan Komunitas lingkungan di Gunungkidul[7]
Rehabilitasi di Kawasan Penyangga Gunung Merapi[8]
Olahraga dan kepemudaan
Kegiatan bersama Bima Perkasa Yogyakarta
Selain dedikasinya terhadap isu lingkungan, Marrel juga memiliki hobi dalam bidang olahraga, terutama balap dan bola basket. Kecintaannya pada olahraga ini mendorongnya untuk terlibat lebih jauh dalam dunia olahraga. Pada Januari 2024, Marrel resmi didapuk sebagai Presiden klub bola basket lokal, Bima Perkasa, yang merupakan bagian dari Liga Bola Basket Indonesia (IBL).[9][10][11] Di bawah kepemimpinannya, Marrel berusaha untuk mengembangkan klub dan memperkuat semangat olahraga di kalangan generasi muda Yogyakarta.