Sungai Kemiri dimanfaatkan sebagai objek wisata dengan sistem konservasi alam. Bagian sempadan dari Sungai Kemiri merupakan lahan tambak ikan bandeng, budidaya hutan bakau, pertanian dan peternakan. Pada bagian sempadan, Sungai Kemiri ditumbuhi vegetasi hutan bakau dan tanaman musiman seperti lamtoro. selain itu, terdapat pula vegetasi tumbuhan liar. Hewan yang ada di lingkungannya merupakan hewan budidaya dan hewan ternak. Beberapa di antaranya adalah ikan, itik, blengong dan domba.[1]