Sejarah
Pembangunan kompleks Manhattan pertama kali disebutkan pada medio 2016. Proyek Manhattan dikembangkan oleh Greenland Garden Realty, perusahaan properti yang didirikan oleh Charles Sutantio. PT Megatika Grahalestari Internasional berperan sebagai konsultan arsitek, dengan Davy Sukamta & Partners sebagai konsultan struktur. Pemborong gedung adalah PT PP.[3]
Manhattan Condominium, sebuah apartemen 38 lantai dengan 308 unit, dipasarkan sejak tahun 2016,[4] melakukan proses tutup atap pada tanggal 8 Februari 2018, dan memulai proses serah terima kunci pada tahun yang sama.[5] Mal Manhattan Times Square sendiri resmi beroperasi pada tanggal 8 Juni 2017, bersamaan dengan pembukaan penyewa kunci Matahari Department Store di Lantai GF dan UG dan Funworld di Lantai 2.[6][7]
Pada tanggal 16 Agustus 2017, jaringan bioskop nasional Cineplex 21 Group membuka cabang di Lantai 3 mal. Manhattan XXI terdiri atas 5 teater reguler dan 1 teater naratama The Premiere, dengan kapasitas 815 kursi.[8] Hal ini disusul seminggu kemudian dengan dibukanya cabang Brastagi Supermarket, jaringan toko swalayan asal Medan, di Lantai LG.[9]
Pada tanggal 15 April 2019, Manhattan Times Square meresmikan pembukaan cabang toko perkakas rumah tangga MR.DIY. Gerai tersebut terletak di Lantai 3.[10]