Bupati Malang
Sanusi dilantik sebagai Bupati Malang definitif untuk sisa masa jabatan 2016–2021 sejak 17 September 2019 menggantikan Rendra Kresna yang ditahan KPK karena diduga menerima suap.[5][6] Pada Pilbup Malang 2020, ia mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Malang berpasangan dengan Didik Gatot Subroto melalui PDI Perjuangan dan rela keluar dari PKB yang membesarkan karier politiknya sejak 1999.[7] Pasangan Sanusi-Didik pada pemilihan tersebut berhasil mendapatkan dukungan 530.449 suara atau 45,51 persen dari total suara sah. Ia menjabat untuk periode kedua sejak 26 Februari 2021 setelah dilantik Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.[8]
Setelah menuntaskan periode pertama sebagai Bupati Malang hasil Pilkada 2020, ia mencalonkan diri kembali sebagai Bupati Malang berpasangan dengan mantan rivalnya sekaligus politikus PKB, Lathifah Shohib dalam Pilbup Malang 2024.[9] Pada periode kedua ini, mereka diusung oleh koalisi PDI Perjuangan, PKB, Partai Gerindra, Partai NasDem, dan 7 partai politik non-parlemen ini berhasil unggul di 32 dari 33 kecamatan dengan mendapatkan dukungan 782.356 suara atau 66,22 persen dari total suara sah. Mereka lantas ditetapkan oleh KPU Kabupaten Malang sebagai bupati dan wakil bupati terpilih pada Kamis, 6 Februari 2025.[10]