Ketika Samuel Hahnemann meninggal pada 1843, ia melanjutkan kegiatan klinik, dan menulis karya terakhirnya, Organon. Pada 1847, dia dinyatakan bersalah karena mempraktikkan pengobatan ilegal. Akan tetapi dia terus berlatih dan akhirnya memperoleh lisensi medis pada 1872. Namun, dia tetap menjadi sosok yang kontroversial, baik sebagai dokter maupun sebagai ahli homeopati.[2]
↑Richard Haehl, John Henry Clarke, F. J. Wheeler Samuel Hahnemann, his life and work: based on recently discovered... 1922 - Volume 1 - Page 224 "This friend of hers, who had a family of his own, had been buried by the young Parisian woman in Montmartre cemetery.