Desa ini terletak di perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Secara geografis, posisinya terisolasi karena akses jalan terputus oleh Bengawan Solo dan kondisi jalan yang belum beraspal sepanjang kurang lebih 3km. Bengawan Solo disepanjang desa luwhaji mengalami Kerusakan pengikisan tanah dikarenakan banyaknya penambangan pasir baik dari Jawa Tengah (desa Medalem) maupun dari Jawa Timur (Luwihaji).
Geografi
Desa Luwihaji terletak di wilayah Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Wilayah desa berada di kawasan dataran rendah yang sebagian besar dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Secara geografis, kawasan Kecamatan Ngraho berada di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo yang memengaruhi kondisi tanah dan aktivitas pertanian masyarakat.[1]
Sosial dan ekonomi
Sebagian besar penduduk Desa Luwihaji bermata pencaharian di sektor pertanian serta kegiatan ekonomi skala kecil seperti perdagangan dan usaha mikro. Pola ekonomi tersebut merupakan karakteristik umum masyarakat pedesaan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.[2]
Pendidikan
Di Desa Luwihaji terdapat beberapa fasilitas pendidikan dasar yang melayani kebutuhan pendidikan masyarakat setempat. Salah satu sekolah yang berada di wilayah desa adalah SD Negeri Luwihaji yang tercatat dalam data referensi pendidikan nasional.[3]
Infrastruktur
Wilayah Kecamatan Ngraho termasuk kawasan yang berada di sekitar aliran Bengawan Solo sehingga pembangunan infrastruktur jalan serta pengelolaan wilayah sungai menjadi bagian dari pengembangan wilayah di sekitar Desa Luwihaji.[4]