Pada tahun 1824, Tuanku Raja Lenggang digantikan oleh putranya, Raja Radin sebagai Yang Dipertuan Besar Negeri Sembilan berikutnya, dan bertahta sampai tahun 1861. Sebagai raja ke-IV, Raja Radin merupakan putra dari raja sebelumnya, sehingga Negeri Sembilan tidak lagi meminta raja dari Kerajaan Pagaruyung untuk masa-masa selanjutnya.