Lemur tikus memiliki panjang gabungan ekor, badan dan kepala yaitu 20–30 sentimeter (7,9–11,8in), dengan bobot 30–65 gram (1,1–2,3oz),[5] menjadikannya sebagai jenis primata terkecil[6] (spesies yang paling kecil adalah lemur tikus Madame Berthe); namun, bobot mereka berubah mengikuti durasi siang hari.[7] Lemur dan lemur tikus diumumkan oleh IUCN sebagai jenis vertebrata yang paling terancam. Pada 1992, hanya dua spesies lemur tikus yang diketahui, tetapi pada 2016, terdapat 24 spesies.[8] Diperkirakan bahwa semua spesies lemur tikus tersebut berevolusi dari satu moyang bersama 18-11 juta tahun lalu.[9] Mereka dapat hidup hingga 18 tahun di penangkaran.[10] Masa kehamilan mereka sekitar 2 bulan.[10] Keseluruhan populasi dari hewan ini masih belum diketahui.[10]
↑Schwitzer, C; Mittermeier, R. A.; Louis Jr., E. E.; Richardson, M. C. (2013). "Family Cheirogaleidae: Mouse, giant mouse, dwarf and fork-marked lemurs". Dalam Mittermeier, Russell A.; Rylands, Anthony B.; Wilson, Don E. (ed.). Handbook of the Mammals of the World. Volume 3. Primates. Barcelona: Lynx Edicions. hlm.30. ISBN978-84-96553-89-7.
↑Andrès, M; Gachot-Neveu, H; Perret, M (2001). "Genetic determination of paternity in captive grey mouse lemurs: pre-copulatory sexual competition rather than sperm competition in a nocturnal prosimian?". Behaviour. 138 (8): 1047–63. doi:10.1163/156853901753286560.
↑Radespiel, U.; Ratsimbazafy, J. H.; Rasoloharijaona, S.; Raveloson, H.; Andriaholinirina, N.; Rakotondravony, R.; Randrianarison, R. M.; Randrianambinina, B. (2011). "First indications of a highland specialist among mouse lemurs (Microcebus spp.) and evidence for a new mouse lemur species from eastern Madagascar". Primates. 53 (2): 157–170. doi:10.1007/s10329-011-0290-2. PMID22198090. S2CID8473176.