Lembah Kelang adalah kawasan yang diliputi oleh Sungai Kelang dan cabang-cabang sungainya. Ia merupakan lembah sungai utama di Malaysia bersama-sama dengan Lembah Kinta.
Sejarah dan perkembangan
Lembah Kelang telah dibangun pada tahun 1800-an ketika Kota Kuala Lumpur telah dibuka oleh Raja Abdullah karena banyak bijih timah ditemukan di situ. Selanjutnya, Port Swettenham (kini Pelabuhan Klang) telah dibuka pada pertengahan tahun 1800-an. Perkembangan pesat Lembah Kelang berubah lagi ketika landasan kereta api dibuat pada tahun 1892 yang menghubungkan Kuala Lumpur dengan Port Swettenham.
Tujuannya ialah untuk mengangkut bijih timah dari tambang ke pelabuhan tersebut.
Sejarah mulai berubah setelah Petaling Jaya dibuka pada tahun 1952 oleh Sir Gerald Templer. Pembukaan tersebut bertujuan untuk memindahkan penduduk ke kawasan baru karena keadaan darurat pada tahun 1948 hingga 1960.
Shah Alam kemudian menjadi kota besar pada 10 Februari 2000 dan kemudian tercatat sejarah baru bagi Malaysia dan negeri Selangor ketika Petaling Jaya akan menjadi kota satelit dan kota besar kedua Selangor pada awal 2006.
Lembah Kelang mempunyai rangkaian jalan raya dan jalan tol yang tercanggih di Asia Tenggara. Selain itu, kemudahan kereta api dan LRT (light rail transit) juga disediakan untuk membantu penduduk Lembah Kelang berpindah dari kota ke kota.