Di kota tua terdapat bangunan-bangunan tua yang terawat baik dan merupakan bangunan tertua yang berarsitektur Swahili di Afrika Timur. Kota tua ini tersusun atas batu koral dan pohon bakau.
Kota Tua Lamu berasal setidak-tidaknya dari abad ke-17. Lamu merupakan sebuah negara kota berdaulat hingga tahun 1506, ketika Portugis menyerang kota dan kemudian mengendalikannya. Sampai tahun 1907, Lamu dikenal sebagai pasar budak. Pada tahun 2001, Lamu dimasukkan dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.
Pada tanggal 17 Maret 2025, sekitar 10 anggota al-Shabaab dengan AK-47 memasuki desa dan mengumpulkan semua penduduk Muslim di desa tersebut untuk berdakwah tentang Islam, yang kemudian 100 anggota lainnya memulai penyerbuan ke desa tersebut, yang menyebabkan pasukan Kenya melancarkan operasi terhadap mereka.[1]