Masyarakat Lamasi adalah masyarakat heterogen yang terdiri dari berbagai suku yang mendiami dan berada pada wilayah kerajaan Luwu/Kedatuan Luwu. Suku yang berada di Lamasi ini meliputi Bugis, Toraja, dan Jawa yang merupakan suku imigran yang telah lama datang dan mendiami daerah tersebut.
Masyarakat Jawa datang secara transmigrasi yang diprakarsai oleh pemerintah Hindia Belanda. Mata pencaharian utamanya adalah bertani sawah dan berkebun, selain itu banyak di antaranya berprofesi sebagai pedagang. Oleh karena keuletan dan kerja keras mereka, akhirnya, kecamatan Lamasi berkembang menjadi daerah lumbung pangan bagi kabupaten Luwu[butuh rujukan].
Referensi
↑Dinata, A. V., Mukhtar, M. T., dan Pamuja, Y. K. (2024). Mizar (ed.). Kabupaten Luwu dalam Angka 2024. Luwu: Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu. hlm.8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)