Lalu atau biasa disingkat L merupakan gelar yang digunakan sebagai penanda dari keturunan bangsawansuku Sasak. Gelar Lalu terletak di depan nama kaum Laki- laki masyarakat Suku Sasak. Pada masa Hindia Belanda gelar Lalu juga digunakan sebagai penanda kaum terpelajar, karena pada masa itu hanya pemilik gelar Lalu yang didiberikan keleluasaan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk menempuh pendidikan.
Latar Belakang
Dalam adat Suku Sasak garis keturunan Lalu hingga saat ini masih memiliki pengaruh yang cukup kuat, baik dalam politik, sosial dan budaya masyarakat adat Suku Sasak, terutama di wilayah pedaleman Pulau Lombok , meskipun secara strata sosial ekonomi kelompok ini sudah setara dengan masyarakat pada umumnya, tak seperti masa kolonial Hindia Belanda.
Garis Keturunan
Gelar Lalu diperoleh berdasarkan garis keturunan ayah. Seorang pemuda Suku Sasak, yang memiliki gelar Lalu menikah dengan perempuan dari keturunan bangsawan sasak Baiq ataupun perempuan yang bukan dari garis keturunan bangsawan sekalipun, secara otomatis anak dari hasil perkawinan tersebut akan memperoleh gelar Lalu untuk anak kaki - laki dan gelar Baiq untuk anak perempuan.
Tokoh Terkenal
Lalu Sudarmadi, Komisaris Utama PT. ASDP Indonesia Persero
Lalu Gita Ariadi, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Pj. Gubernur NTB