Reaktor air ringan adalah jenis reaktor termal-neutron yang menggunakan air biasa, bukan air berat, baik sebagai pendingin maupun moderator neutronnya; selanjutnya bentuk padat elemen fisil digunakan sebagai bahan bakar. Reaktor neutron termal adalah jenis reaktor nuklir yang paling umum, dan reaktor air ringan adalah jenis reaktor neutron termal yang paling umum.[1][2][3][4][5][6]
Pada tahun 2009, Badan Tenaga Atom Internasional mencatat bahwa jumlah reaktor air ringan yang beroperasi di berbagai negara sebanyak 359 unit. Jumlah negara yang memiliki reaktor air ringan sebanyak 27 negara. Sebanyak 27 unit baru sedang dibanngun selama tahun 2009. Kapasitas pembangkitan listrik dari keseluruhan unit reaktor air ringan pada tahun 2009 sebesar 328,4 GigaWatt.[butuh rujukan]