Arsitekturnya menyimbolkan hubungan Bumi dan langit (manusia dan Tuhannya).[1] Ini berkaitan dengan kaisar sebagai anak langit dalam kepercayaan mitologi Tiongkok.[1] Dibangun sebagai persembahan untuk langit.[2] Ini adalah alasan mengapa Kota Terlarang berukuran lebih kecil, karena kaisar tidak berani membuat tempat tinggal yang lebih besar daripada kuil langit (Tuhan).[2]
Tian Tan dikelilingi tembok yang panjang. Di bagian utara bentuk tembok dibuat agak bulat untuk menyimbolkan langit, sedangkan tembok bagian selatan dibentuk persegi untuk menyimbolkan Bumi.[2] Hal ini selaras dengan pemikiran Tiongkok kuno yang berbunyi Surga itu bulat dan bumi itu persegi.[2] Bagian utara juga dibuat lebih tinggi dari bagian selatannya.[2]
Referensi
1234(Inggris)Temple of Heaven, UNESCO World Heritage Site'. Diakses pada 1 Juni 2010.