Kotbah Regensburg atau pernyataan Regensburg disampaikan pada 12 September 2006 oleh Paus Benediktus XVI di Universitas Regensburg, Jerman, di mana ia sempat menjabat sebagai profesor teologi. Kotbah tersebut diberi judul "Iman, Nalar dan Universitas — Kenangan dan Renungan" (bahasa Jerman:Glaube, Vernunft und Universität — Erinnerungen und Reflexionencode: de is deprecated ). Kotbah tersebut dianggap sebagai salah satu pernyataan kepausan paling berpengaruh di dunia sejak pernyataan tahun 1995 Yohanes Paulus II kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan menimbulkan kontroversi dan tanggapan mancanegara.