Dalam praktik phreaking telepon, Kotak krem adalah perangkat yang secara teknis setara dengan penyuara telinga dari lineman milik perusahaan telekomunikasi, yakni pesawat telepon portabel yang dilengkapi dengan klip buaya untuk dihubungkan langsung ke saluran telepon.[1]
Konstruksi
Kotak krem umumnya dibuat dari komponen sederhana yang lazim digunakan dalam sistem telepon analog, seperti teleponPOTS dan klip buaya. Pada beberapa perangkat, ditambahkan sakelar untuk menonaktifkan mikrofon guna mencegah masuknya suara lingkungan ke dalam saluran.
Dalam sistem telepon analog, hanya dua konduktor yang diperlukan untuk transmisi suara. Oleh karena itu, perangkat ini dapat dihubungkan langsung ke saluran telepon tanpa konfigurasi tambahan. Pembahasan mengenai kotak krem dan perangkat phreaking lainnya banyak ditemukan dalam dokumentasi teknis dan arsip komunitas telekomunikasi bawah tanah pada masanya.[2]
Pada penyuara telinga dari lineman milik perusahaan telepon, klip buaya umumnya dilengkapi dengan konektor bed-of-nails, yaitu mekanisme penjepit yang memungkinkan pemasangan pada kabel tanpa harus mengupas lapisan isolasinya.
Kepemilikan atau pembuatan kotak krem pada umumnya tidak dianggap ilegal. Namun, penggunaannya untuk mengakses atau memanfaatkan saluran telepon tanpa izin merupakan tindakan melanggar hukum. Praktik tersebut dapat dikategorikan sebagai penyadapan ilegal dan pencurian layanan telekomunikasi, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.[4]