Kordiene atau Gordiene (bahasa Kurdi:Kardoxcode: ku is deprecated , translit.Kardokh;[1][2]bahasa Armenia:Կորճայքcode: hy is deprecated , translit.Korchayk; bahasa Yunani:Κορδυηνήcode: el is deprecated , translit.Kordyene; bahasa Ibrani:קרטיגיניcode: he is deprecated ;[3]bahasa Kurdi:Kardoxcode: ku is deprecated , translit.Kardokh)[nb 1] adalah wilayah kuno terletak di selatan Danau Van, sekarang bagian dari Turki.
Wilayah ini juga sering disebut sebagai Kardukhoi (Καρδοῦχοι) dalam catatan Yunani Kuno, Kordiene dianggap sebagai bangsa proto-Kurdi atau pendahulu Kurdistan.[7][8][9][10] Kerajaan Kordiene muncul ketika Kekaisaran Seleukia mulai runtuh, tetapi kembali menjadi salah satu daerah yang dikuasai Romawi,[11] dan mengakui kedaulatan Romawi atas Asia Kecil.[12] Dari 189 hingga 90 SM, Kordiene merdeka dan tidak dikuasai oleh Kekaisaran apapun. Penduduk Kordyene diketahui telah menyembah dewa langit Hurri bernama Teshub.[13]
Catatan
↑juga dikenal dan dieja sebagai Gorduene, Cordyene, Cardyene, Carduene, Gordyene, Gordyaea, Korduene, Gordian