Pemerintahan Konvensi Nasional (bahasa Prancis:Gouvernement de la Convention nationalecode: fr is deprecated ) adalah badan pemerintahan yang memerintah Prancis dari 1792 hingga 1795, menggantikan Majelis Legislatif setelah penggulingan Louis XVI. Konvensi ini mendeklarasikan berdirinya Republik Prancis Pertama pada 21 September 1792 dan kemudian memerintahkan eksekusi sang raja pada Januari 1793.
Konvensi Nasional terdiri dari sekitar 749 anggota yang berasal dari berbagai faksi politik, di antaranya Girondin (moderatis) dan Montagnard (radikal)[b]. Pada puncak masa kekuasaannya, pemerintahan ini berada di bawah kendali Komite Keselamatan Umum yang dipimpin oleh Maximilien Robespierre, yang dikenal karena menerapkan kebijakan keras terhadap “musuh revolusi” dalam periode yang disebut Pemerintahan Teror.
Setelah jatuhnya Robespierre dalam Kudeta 9 Thermidor (1794), kekuasaan Konvensi beralih ke pemerintahan yang lebih moderat hingga akhirnya dibubarkan dan digantikan oleh Direktori Prancis pada tahun 1795.
Pemerintahan Konvensi Nasional menjadi simbol lahirnya republik modern di Prancis, namun juga diingat karena kekerasan politik ekstrem dan pelanggaran hak asasi manusia selama masa Teror.