Setiap negara memberikan 1 set pada semifinal, dan 2 set pada semi final dengan bernilai 12, 10, 8-1 poin kepada 10 lagu favorit mereka; Satu set berasal dari juri profesional, dan set lainnya dari televoting
Dalam ketiga acara, televoting daring dari negara yang tidak berpartisipasi digabungkan dan dihitung sebagai satu set poin
Acara ini akan diselenggarakan dengan kerja sama antara Uni Penyiaran Eropa (UPE), bersama dengan Sveriges Television (SVT) sebagai penyiar tuan rumah. Kontes ini akan dilaksanakan di Malmö Arena dan akan diselenggarakan dalam dua babak semi-final pada tanggal 7 dan 9 Mei, dan babak final pada tanggal 11 Mei 2024.[1]
Tiga puluh tujuh negara akan berpartisipasi dalam kontes, dengan Luksemburg kembali ke kontes setalah 31 tahun, dengan partisipasi terakhir pada tahun 1993. Rumania memutuskan untuk tidak mengikuti setelah mengikuti kontes pada tahun sebelumnya.
Pemenang tahun ini adalah Swiss dengan perwakilan Nemo dan lagu berjudul "The Code". Ini adalah kemenangan kedua bagi Swiss di ajang Kontes Lagu Eurovision setelah sebelumnya diraih oleh Celine Dion pada tahun 1988. Kroasia meraih hasil terbaik sepanjang keikutsertaanya di Kontes Lagu Eurovision setelah meraih peringkat kedua.
Kontes ini menjadi bahan perbincangan di media karena kontroversi di dalamnya, terutama karena keikutsertaan Israel pada kontes tahun ini dan pendiskualifikasian Belanda meski dirinya lolos ke babak Grand Final.
Lokasi
Malmö Arena terpilih menjadi tempat acara penyelenggaraan Kontes Lagu Eurovision 2024. Venue terpilih merupakan Arena Indoor terbesar kedua di Swedia yang berkapasitas 15,500. Arena ini menjadi venue untuk pertandingan Bola tangan dan bola lantai, konser, maupun acara lain. Malmö Arena sebelumnya telah menjadi venue terpilih untuk Kontes Lagu Eurovision 2013. Malmö Live akan mengakomodasi event "Turquoise Carpet( Karpet Toska)", di mana kontestan dan delegasinya akan ditampilkan kepada pres terakreditasi dan fans, serta acara pembuka dan penutup.[2][3]
Kota tuan rumah juga menyelenggarakan acara lain yang berkaitan dengan kontes. Folkets Park akan menjadi Eurovision Village (Desa Eurovision), sebagai tempat pertunjukan oleh partisipan maupun artis lokal serta penayangan acara utama bagi khalayak umum. Malmo Live juga menjadi lokasi EuroClub, sebuah pesta setelah acara utama berlangsung bagi partisipan. Jalan Eurovision juga akan diselenggarakan di Friisgatan, antara Folkets Park dan Triangeln.
Fase Penawaran
Setelah kemenangan Swedia pada kontes tahun 2023, kota pertama yang menyampaikan keinginannya sebagai tuan rumah adalah Stockholm, Gotherburg, dan Malmö, tiga kota terbesar di negara tersebut serta pernah sebagai tuan rumah pada edisi sebelumnya. Kota lain yang turut serta adalah Eskilstuna, Jönköping, Örnsköldsvik, Partille and Sandviken.[4]
SVT menetapkan tanggal 12 Juni 2023 sebagai tenggat waktu pendaftaran. Stockholm dan Gotherburg mengumumkan penawaran mereka pada tanggal 7 dan 10 Juni,[5][6] diikuti oleh Malmö dan Örnsköldsvik pada tanggal 13 Juni.[7][8] Sebelum fase penawaran selesai, SVT menyatakan bahwa mereka telah mendapatkan beberapa penawaran, sebelum mengklarifikasi bahwa penawaran datang dari keempat kota tersebut. Sebelum pengumuman, Sandviken dan Jönköping telah menyatakan untuk mundur. Pada 7 Juli, penawaran Gothenburg dan Örnsköldsvik dikabarkan dieliminasi. Pada hari yang sama SVT dan EPU menyatakan Malmö sebagai kota tuan rumah.
Negara yang berpartisipasi
Eligibilitas untuk partisipasi dalam kontes memerlukan lembaga penyiaran nasional dengan keanggotaan EPU aktif yang dapat menerima siaran melalui jaringan Eurovision dan menyiarkannya secara langsung dengan skala nasional. EPU memberikan undangan kepada semua anggotanya.
Pada 5 Desember 2023, EPU menyatakan terdapat 37 negara yang akan berpartisipasi. Luksemburg kembali berpartisipasi setelah 31 tahun. Luksemburg terakhir mengikuti kontes pada tahun 1993. Rumania yang merupakan peserta pada edisi 2023 menyatakan tidak berpartisipasi dalam edisi 2024.
Hingga Maret 2024, terdapat dua artis yang kembali berpartisipasi. Natalia Barbu dari Moldova merupakan peserta edisi 2007; dan Hera Björk, yang berpartisipasi untuk Islandia pada tahun 2010 akan kembali setelah memenangkan Söngvakeppin 2024.
Pada 14 November 2023, EPU menyatakan bahwa slogan "United by Music" (disatukan oleh musik), slogan dari edisi sebelumnya akan digunakan untuk edisi 2024 dan seterusnya.[9] Tema untuk edisi 2024, "The Eurovision Lights" (Cahaya Eurovision) diumumkan pada tanggal 14 Desember. Dirancang oleh agensi asal Stockholm, Uncut and Bold Scandivania, tema mengambil inspirasi dari aurora dan sound equalizer, dengan bentuk geometri sederhana dan gradasi linier, serta dirancang dengan mempertimbangkan adaptabilitas agar dapat digunakan dalam berbagai format.[10][11][12]
Desain Panggung
Desain panggung untuk edisi 2024 dirancang oleh desainer produksi asal Jerman, Florian Wieder yang sebelumnya telah merancang untuk enam edisi, terakhir pada tahun 2021. Pencahayaan dan konten layar akan diorganisir oleh desainer Swedia Fredrik Stormby. Panggung meliputi kubus layar LED yang dapat digerakkan serta panggung berbentuk silang pada tengah arena, dengan tujuan menciptakan pengalaman 360 yang unik pagi para pemirsa[13]
Postcard
Postcard adalah video pendek yang disiarkan saat panggung sedang disiapkan, termasuk mengatur properti yang digunakan untuk lagu berikutnya. Perekaman dilakukan mulai bulan Februari 2024.[14]
Pembawa Acara
Komedian dan presenter Swedia Petra Mede dan aktris Swedia-Amerika Malin Åkerman diumumkan sebagai pembawa acara pada 5 Februari 2024. Petra sebelumnya menjadi presenter pada tahun 2013 dan 2016 (bersama Måns Zelmerlöw), serta program spesial Eurovision Song Contest's Greatest Hits bersama Graham Norton pada tahun 2015.
Insiden dan Kontroversi
Kontes tahun 2024 dianggap oleh beberapa publikasi, penyiar, dan pengamat sebagai edisi yang sangat kontroversial,[a] dengan surat kabar Skotlandia The National menulis, "sangat jelas bahwa, dengan kata-kata pemenang Nemo sendiri setelah kemenangannya, 'mungkin Eurovision perlu sedikit perbaikan.'"[20]
Hasil Televoting
Pada akhir siaran babak semifinal kedua, di mana Italia memberikan suaranya, penyiar Italia RAI menampilkan apa yang tampaknya merupakan persentase televoting yang tercatat di negara tersebut. Hal ini melanggar aturan kontes, yang menyatakan bahwa hasil detail dari semua acara hanya dapat dipublikasikan setelah final.[21][22][23] Kemudian, RAI mengklarifikasi bahwa hasil yang ditampilkan tidak lengkap, tetapi sebenarnya merupakan hasil parsial dari pemungutan suara.[24][25] Hasil dari Italia yang dipublikasikan setelah kontes berbeda dengan yang ditayangkan.[26] Setelah kontes, RTVSLO mempertanyakan hasil televoting, meragukan keabsahan suara Slovenia, serta mempertanyakan pengenalan suara dari wilayah Rest of the World.[27]
↑Da Silva, Tali (12 Mei 2024). "Analys: "Sista året vi kan låtsas att musik och politik inte hör ihop""[Analisis: "Tahun terakhir kita bisa berpura-pura bahwa musik dan politik tidak berhubungan"]. SVT Nyheter (dalam bahasa Swedia). SVT. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Mei 2024. Diakses tanggal 13 Mei 2024.
↑Bøe, Tor Martin (12 Mei 2024). "Meninger: Norsk låtskriving vant. EBU tapte"[Pendapat: Penulisan lagu Norwegia menang. EBU kalah.]. VG (dalam bahasa Norwegia). Diarsipkan dari asli tanggal 17 Mei 2024. Diakses tanggal 13 Mei 2024.
↑"ESC 2024, kesalahan teknis"[ESC 2024, kesalahan teknis] (dalam bahasa Italia). RAI. 10 Mei 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Mei 2024. Diakses tanggal 10 Mei 2024.