Meskipun ketiga pemimpin tiba di Teheran dengan tujuan yang berbeda, hasil utama pertemuan tersebut adalah komitmen Britania Raya dan Amerika untuk membuka front kedua melawan Jerman Nazi, sehingga memaksa mereka menarik aset militer dari Front Timur melawan Soviet. Selain keputusan ini, Konferensi Teheran juga membahas: hubungan Tiga Besar dengan Turki dan Iran, karena Turki ditekan untuk memasuki konflik dan Iran berada di bawah pendudukan Sekutu; operasi di Yugoslavia dan melawan Jepang; dan penyelesaian yang diharapkan setelah kekalahan kekuatan Poros. Sebuah kesepakatan terpisah juga membuat Tiga Besar berjanji untuk mengakui kemerdekaan Iran.
Para pemimpin menyatakan bahwa akan lebih baik jika Turki bergabung dalam perang di pihak Sekutu sebelum akhir tahun.
Para pemimpin mencatat pernyataan Stalin bahwa jika Turki terlibat perang dengan Jerman dan, sebagai akibatnya, Bulgaria menyatakan perang terhadap atau menyerang Turki, Uni Soviet akan segera berperang dengan Bulgaria. Konferensi tersebut mencatat bahwa hal ini dapat disebutkan dalam negosiasi mendatang untuk membawa Turki ke dalam perang.
Invasi lintas selat ke Prancis (Operasi Overlord) akan diluncurkan pada Mei 1944, bersamaan dengan operasi melawan Prancis selatan (Operasi Dragoon). Operasi yang terakhir akan dilakukan dengan kekuatan sebesar yang memungkinkan ketersediaan kapal pendaratan. Konferensi tersebut selanjutnya mencatat pernyataan Stalin bahwa pasukan Soviet akan melancarkan serangan (Operasi Bagration) sekitar waktu yang sama dengan tujuan mencegah pasukan Jerman berpindah dari Front Timur ke Front Barat. Operasi Overlord seharusnya dilaksanakan pada 1 Juni, tetapi karena faktor bulan dan pasang surut, pelaksanaannya ditunda hingga 5 Juni.[2]
Para pemimpin sepakat agar staf militer dari ketiga kekuatan tersebut tetap menjalin kontak erat satu sama lain terkait operasi yang akan datang di Eropa. Secara khusus, rencana penyamaran untuk menyesatkan musuh tentang operasi tersebut harus disusun oleh staf yang bersangkutan.
Deklarasi Tiga Kekuatan
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Deklarasi dari Tiga Kekuatan pada tanggal 1 Desember 1943 "Kami, Presiden Amerika Serikat, Perdana Menteri Britania Raya, dan Pemimpin Uni Soviet, telah bertemu selama empat hari di ibu kota dari sekutu kami, Iran dan telah menetapkan arah serta menegaskan kebijakan kami."
Bacaan lanjut
Best, Geoffrey. Churchill: A Study in Greatness. London: Hambledon and London, 2001.
Clemens, Diane S. "Yalta Conference." World Book. 2006 ed. vol. 21. 2006, 549.
Meacham, John. Franklin and Winston: An Intimate Portrait of an Epic Friendship. New York: Random House Inc., 2003.
O’Neil, William L. World War II: a Student Companion. New York: Oxford UP, 1999.
Perisco, Joseph E. Roosevelt’s Secret War. New York: Random House, 2001.
“Portraits of Presidents: Franklin D. Roosevelt.” School Arts Magazine Feb. 1999: 37. Student Research Center. EBSCO Host. Philadelphia. 2 April2006. Keyword: FDR.
Snyder, Louis L. World War II. New York: Grolier Company, 1981.
Sulzberger, C L. American Heritage New History of World War II. Ed. Stephen E. Ambrose. New York: Viking Penguin, 1998.
Yalta Conference. Funk and Wagnells New Encyclopedia. World Almanac Education Group, 2003. SIRS DISCOVER. Philadelphia. 2 April2006. Keyword: Yalta Conference.
Miscellaneous No. 8 (1947) Military Conclusions of the Tehran Conference. Tehran, 1st December, 1943. British Parliamentary Papers. By Royal Command. CMD 7092 Presented by the Secretary of State for Foreign Affairs to Parliament by Command of His Majesty.