Konferensi Angkatan Laut WashingtonKonferensi Angkatan Laut Washington.
Konferensi Angkatan Laut Washington adalah sebuah konferensi militer yang dihimpunkan oleh Presiden Amerika SerikatWarren G. Harding dan diadakan di Washington, D.C. dari tanggal 12 November 1921 hingga 6 Februari 1922. Konferensi ini diadakan di luar struktur Liga Bangsa-Bangsa dan dihadiri oleh lima negara, yaitu Amerika Serikat, Kekaisaran Jepang, Republik Tiongkok, Prancis, Britania Raya, Italia, Belgia, Belanda, dan Portugal.[1][2] Konferensi ini membahas kepentingan negara-negara tersebut di Samudra Pasifik dan Asia Timur. Uni Soviet tidak diundang ke dalam konferensi ini. Konferensi Angkatan Laut Washington merupakan konferensi internasional pertama yang diadakan di Amerika Serikat dan juga merupakan konferensi pembatasan senjata pertama dalam sejarah. Seperti yang dinyatakan oleh Kaufman (1990), konferensi ini dipelajari oleh ilmuwan-ilmuwan politik sebagai model pembatasan senjata yang berhasil.
Perang Dunia I telah berakhir dengan Britania Raya memiliki angkatan laut terbesar di dunia, namun kapal-kapal tempur mereka sudah mulai usang, sementara Amerika Serikat dan Kekaisaran Jepang dengan cepat membangun angkatan laut masing-masing menyaingi Britania Raya. Secara perjanjian, Jepang dan Britania Raya memiliki perjanjian sekutu yang akan kadaluarsa pada tahun 1922. Walaupun tidak ada ancaman militer yang membutuhkan intervensi langsung, pengamat dunia menilai bahwa persaingan Amerika Serikat dengan Jepang atas kekuasaan di Samudra Pasifik menjadi ancaman jangka panjang untuk perdamaian dunia. Saat itu terjadi, menilai kepentingan wilayah jajahan mereka di Asia, Britania Raya merasa bahwa mereka lebih baik membantu Washington ketimbang Tokyo. Untuk menghindari perlombaan senjata yang tidak ada guna, mahal dan juga kemungkinan berbahaya, seluruh negara besar setuju untuk melakukan perundingan terhadap perlucutan senjata angkatan laut.[4]
Saat bersamaan, banyak pihak menginginkan perdamaian dan perlucutan senjata setelah Perang Dunia I. Wanita-wanita dunia baru saja mendapatkan hak suara dan berhasil meyakinkan politikus bahwa anggaran senjata dapat dialihkan ke kebijakan sosial, sehingga perang tidak akan kerap terjadi pada masa depan.[5] Di seluruh dunia, para pemimpin gerakan hak pilih perempuan membentuk organisasi internasional seperti Dewan Internasional Perempuan dan Aliansi Hak Pilih Perempuan Internasional. Sejarawan Martin Pugh menulis bahwa mereka mencapai pengaruh terbesar pada tahun 1920-an, "ketika mereka membantu mempromosikan kontribusi perempuan terhadap gerakan anti-perang di seluruh dunia Barat."[6] Di Amerika Serikat, hampir semua denominasi Protestan utama dan juru bicara Protestan terkemuka sangat mendukung upaya perdamaian internasional. Mereka bekerja sama untuk mendidik jemaat lokal mereka tentang perlunya perdamaian dan perlucutan senjata.[7]
Catatan kaki
↑Thorson, Winston B. (1 January 1946). "Pacific Northwest Opinion on the Washington Conference of 1921-1922". The Pacific Northwest Quarterly. 37 (2): 109. JSTOR40486746.
↑Robert Moats Miller, "The Attitudes of the Major Protestant Churches in America Toward War and Peace, 1919–1929", The Historian 19#1 (1956), pp. 13–38 online.
Daftar pustaka
Buell, Raymond Leslie. The Washington Conference (D. Appleton, 1922) online
Field, Andrew. Royal Navy Strategy in the Far East, 1919-1939 (2004)
Dingman, Roger. Power in the Pacific: the origins of naval arms limitation, 1914-1922 (1976)
Fanning, Richard W. Peace and disarmament: naval rivalry & arms control, 1922-1933 (1995)
Goldman, Emily O. Sunken Treaties: Naval Arms Control between the Wars. Pennsylvania State U. Press, 1994. 352 pp.
Goldstein, Erik, and John H. Maurer, eds. The Washington Conference, 1921-22: naval rivalry, East Asian stability and the road to Pearl Harbor (Psychology Press, 1994)
Goldstein, Erik. The Washington Conference, 1921-22: Naval Rivalry, East Asian Stability and the Road to Pearl Harbor (1994)
Jordan, John (2011). Warships after Washington: The Development of Five Major Fleets 1922–1930. Seaforth Publishing. ISBN1-84832-117-1.
Kaufman, Robert Gordon. Arms Control during the Prenuclear Era: The United States and Naval Limitation between the Two World Wars. Columbia U. Press, 1990. 289 pp.
Kitching; Carolyn J. Britain and the Problem of International Disarmament, 1919-1934Rutledge, 1999 online
O'Brien; Phillips Payson. British and American Naval Power: Politics and Policy, 1900-1936 (Praeger Studies in Diplomacy and Strategic Thought) (1998)