Jenis tanah di Kecamatan Kombi umumnya adalah tanah latosol dengan tingkat keasaman (pH) 4-7. Kecamatan ini terletak pada ketinggian antara 0-700m di atas permukaan laut. Umumnya topografi wilayah kecamatan ini antara landai sampai dengan curam
Pembagian administrarif
Kecamatan Kombi yang luasnya 121,30km² atau 11,84% dari luas seluruh Kabupaten Minahasa, terbagi menjadi 13 desa, yaitu:
Jumlah penduduk Kecamatan Kombi menurut perhitungan pada 2003 adalah 11.974 orang, dengan 7.152 di antaranya tergolong angkatan kerja. Tingkat pertambahan penduduknya adalah 0,73% per tahun.
Ekonomi
Tanah di kecamatan ini umumnya digunakan sebagai lahan pertanian. Sejumlah 9.500 hektare tanah ditanami dengan tanaman komersial berupa cengkeh, kelapa, jagung, pala, vanili, dan kakao. Sisanya digunakan sebagai kawasan hutan penyangga dan pemukiman.
Pertanian
Kecamatan Kombi merupakan kecamatan yang berpotensi dalam pengembangan ekonomi. Dari perkebunan kelapa, diharapkan dapat dikembangkan industri pemrosesan virgin coconut oil, kopra putih, sabut kelapa, karbon aktif dan nata de coco.
Dari perkebunan cengkih diharapkan dapat dikembangkan industri pengolahan cengkih untuk meningkatkan nilai tambahnya.
Perikanan
Kecamatan Kombi yang berbatasan dengan laut mempunyai potensi pengembangan peralatan penangkapan ikan seperti jaring insang tetap, jaring insan hanyut, dll. Investasi yang dapat dikembangkan di kecamatan ini adalah usaha kapal dan peralatan penangkapan, serta gudang atau kamar pendingin.
Selain penangkapan ikan di laut, potensi yang masih dapat dikembangkan adalah pembudidayaan ikan di laut, yang dimungkinkan oleh kondisi fisik lautnya. Demikian pula budidaya dan pemrosesan rumput laut yang masih dapat dikembangkan lebih lanjut.
Perbankan dan Koperasi
Bank Prisma Dana
Jl. Raya Kombi Tlp/Fax. 0431 3125700
Koperasi Unit Desa (KUD) Ayamen
Jl. Ranotelu Kombi Tlp. 0431 3125712
Di samping itu tiap-tiap desa mempunyai Sekolah Dasar (SD) baik negeri dan swasta, serta Taman Kanak-kanak yang dikelola oleh lembaga swasta.
Agama
Mayoritas penduduk di Kecamatan Kombi menganut agama Kristen, hanya kira-kira beberapa keluarga yang bermukim di Dusun Toloun desa Lalumpe yang menganut agama Islam.
Pemeluk agama Kristen itu sendiri dapat dikelompokkan ke dalam aliran-aliran gereja yaitu: