Kohesivitas kelompokTingkar rasa percaya lebih tinggi di negara-negara ketidaksetaraan ekonomi rendah.
Kohesivitas kelompok, kohesi kelompok, harmoni sosial atau kohesi sosial, adalah tingkat atau kekuatan ikatan yang menghubungan para anggota kelompok sosial kepada satu sama lain dan kepada kelompok tersebut secara keseluruhan.[1][2] Meskipun kohesi adalah proses multi-aspek, kohesi dapat dibagi menjadi empat komponen utama: hubungan sosial, hubungan tugas, kesatuan yang dirasakan dan emosi.[3] Para anggota kelompok kohesif yang kuat lebih cenderung untuk siap berpartisipasi dan bertahan dengan kelompok tersebut.[4]
Eisenberg, J. (2007). "Group Cohesiveness". Dalam R. F. Baumeister; K. D. Vohs (ed.). Encyclopaedia of Social Psychology. Thousand Oaks, CA: Sage. hlm.386–388.
Piper, W.; Marrache, M.; Lacroix, R.; Richardson, A. & Jones, B. (1983). "Cohesion as a basic bond in groups". Human Relations. 36 (2): 93–108. doi:10.1177/001872678303600201. S2CID145592068.
Cartwright, Dorwin (1968). "The Nature of Group Cohesiveness". Dalam Dorwin Cartwright; Alvin Zander (ed.). Group Dynamics: Research and Theory, 3rd Edition. New York: Harper and Row.
Schaub, Gary Jr. (Fall 2010). "Unit Cohesion and the Impact of DADT"(PDF). Strategic Studies Quarterly. 4 (3): 85–101. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 10 September 2012.