Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I atau Kogabwilhan I adalah komando utama operasi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. satuan baru yang langsung berada di bawah komando Panglima TNI. Fungsi dan peran Kogabwilhan akan mengintegrasikan berbagai pangkalan TNI seperti yang ada di Natuna, Morotai, hingga Biak, dan dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia tertanggal 18 Oktober 2019.[1]
Kogabwilhan I dipimpin oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima TNI. Pangkogabwilhan I berpangkat Perwira Tinggi TNI bintang tiga dan saat ini diemban oleh Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo, yang mulai bertugas sejak 7 Januari 2025 dalam pelantikan oleh Panglima TNI bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Latar belakang
Kogabwilhan ini adalah Kotamaops (Komando Utama Operasi) TNI yang dipimpin oleh perwira tinggi TNI, berkedudukan langsung di bawah Panglima Tentara Nasional Indonesia, dengan tugas sebagai penindak awal dan pemulih bila terjadi konflik di wilayahnya, baik untuk Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta sebagai penangkal apabila terjadi ancaman.[2] Kotamaops ini juga dibentuk untuk mengantisipasi gangguan keamanan nasional dan diharapkan dapat mengantisipasi berbagai kerawanan yang timbul, baik itu potensi ancaman yang berasal dari luar dan dalam negeri, termasuk di dalamnya bertindak sebagai kekuatan pemulih terhadap kondisi keamanan negara yang terganggu akibat kekacauan keamanan di wilayahnya yang dilaksanakan sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.[3]
Saat ini, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I dipimpin oleh seorang Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) yang berpangkat Letnan Jenderal.