Efek samping yang umum terjadi pada penggunaan obat ini antara lain mulut kering, sembelit, kehilangan nafsu makan, mengantuk, penambahan berat badan, disfungsi seksual, dan kesulitan buang air kecil.[4] Efek samping yang serius dalam penggunaan obat ini yakni peningkatan risiko perilaku bunuh diri pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun, kejang, mania, dan gangguan hati.[4] Penggunaan obat ini tidak bisa dihentikan secara tiba-tiba, bisa memunculkan sindrom penarikan disertai rasa sakit kepala, berkeringat, dan pusing .[4] Belum ada penjelasan keamanan digunakan pada kehamilan.[4] Mekanisme kerja obat ini belum diketahui secara pasti tetapi, diyakini melibatkan peningkatan kadar serotonin .[4]
↑World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.