Khouw Yauw Kie, Kapitan Cina (meninggal pada tahun 1908), juga ditulis sebagai Khouw Jaouw Kie atau Yaouw Kee, dulu adalah seorang birokrat berlatar belakang Tionghoa-Indonesia.[2][3] Ia adalah keturunan pertama dari keluarga Khouw van Tamboen yang menjadi anggota Dewan Cina Batavia.[4]
Keluarga Khouw adalah salah satu dinasti Cabang Atas terkaya di Hindia Belanda.[2][6]
Pada tahun 1883, Khouw ditunjuk oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai Letnan Cina, sehingga juga menjadi anggota dari Dewan Cina Batavia.[4] Ia pun menjadi anggota pertama dari keluarganya yang mendapat gelar Cina substantif dan menjadi anggota dari Dewan Cina. Pada tahun 1887, ia juga menjadi anggota pertama dari keluarganya yang dinaikkan ke gelar Kapitan Cina.[9][10] Khouw menduduki jabatan tersebut pada masa kepemimpinan Mayor Lie Tjoe Hong, mayor ketiga dari komunitas Cina di Batavia.[7][10]
Sebagai salah satu figur paling signifikan pada akhir abad ke-19 di Batavia, Khouw pun pernah dikunjungi oleh sejumlah tamu asing. Pelopor aviasi asal Inggris, Baden Fletcher Smyth Baden-Powell, saudara dari Lord Baden-Powell, pernah bertamu ke kediaman Khouw saat sedang berkunjung ke Jawa pada akhir dekade 1880-an.[12]
Baden-Powell pun menulis: "Kapitan Cina adalah seorang pria yang hebat. Ia memiliki rumah besar dengan halaman luas di depannya, sehingga seperti edisi Cina dari Devonshire House."[12] Lebih lanjut, Baden-Powell mengomentari pesta makan malam privat Khouw: "Kami berharap akan disajikan sup sarang burung, anjing panggang, dan hidangan surgawi semacam itu, tetapi, di satu sisi, kami sangat kecewa karena tuan rumah kami yang baik hati telah menyewa koki Prancis terbaik yang dapat ditemukan di Batavia untuk acara tersebut, dan ia memberi kami makan malam kecil yang sangat baik. Tamu lain, yang jumlahnya sekitar selusin, sebagian besar adalah pejabat Belanda."[12] Baden-Powell juga berkesempatan untuk bertemu dengan istri Khouw, "ia terlihat sangat muram, dalam gaun yang terlihat seperti pakaian malam, tetapi gemerlap dengan berlian...."[12]
Khouw meninggal pada tahun 1908.[13][14] Saat ini, ia paling diingat sebagai salah satu mantan pemilik dari Candra Naya, sebuah tengara historis di Kota Tua Jakarta.[3][15] Pada tahun 1905, keanggotaan Khouw di Dewan Cina digantikan oleh sepupu pertamanya, Khouw Kim An, yang kemudian pada tahun 1910 menjabat sebagai Chairman Dewan Cina Batavia ex officio dan Mayor Cina terakhir, hingga meninggal pada tahun 1945.[7][6]
↑"Tweede Blad. Necrologie 1908. Nederland". Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië. No.305. NV Mij tot Expl. van Dagbladen. 31 December 1908. Diakses tanggal 25 July 2017.